Jum'at, 20/01/2023 16:15 WIB
JAKARTA, Jurnas.com - Keseluruhan ekspor Tiongkok ke Korea Utara meningkat lebih dari tiga kali lipat pada tahun 2022 dari tahun sebelumnya. Peningkatan itu menyusul beroperasinya kereta barang antara kedua negara setelah penangguhan untuk membatasi penyebaran COVID-19.
Data perdagangan yang dirilis oleh Administrasi Umum Bea Cukai China menunjukkan pada Jumat (20/1) mengiriman keluar China ke Korea Utara melonjak 247,5 persen tahun-ke-tahun menjadi $894 juta.
Barang ekspor teratas dalam hal nilai adalah minyak kedelai, ban karet, gula pasir, tembakau dan obat-obatan yang tidak disebutkan namanya.
Pyongyang telah menimbun sejumlah besar barang medis China termasuk masker dan ventilator pada awal 2022.
Korut Resmikan Museum Prajurit Korban Perang Rusia vs Ukraina
Korut Tembakkan Rudal Balistik, Ketegangan Regional Meningkat
IAEA: Korea Utara Capai Kemajuan Signifikan dalam Produksi Senjata Nuklir
Korea Utara mengumumkan kemenangan atas COVID-19 pada Agustus, tetapi pada Desember masih membeli 2,27 juta masker, 12.000 termometer, dan 40.000 pasang sarung tangan karet medis dari China, menurut data perdagangan yang dirilis oleh Beijing.
Parlemen Korea Utara menguraikan rencana untuk menormalkan produksi industri dan memenuhi tujuan ekonominya tahun ini, lapor media pemerintah pada hari Kamis.
Perdana Menteri Kabinet Korea Utara, Kim Tok Hun memuji negara itu karena "berhasil mengatasi pergolakan terburuk sejak berdirinya negara" di tengah wabah COVID-19, menambahkan kabinet bertujuan untuk membuat 2023 "tahun perubahan besar dan perubahan dalam arah pembangunan" menandai ulang tahun ke-75 yayasan negara.
Negara tertutup itu menutup perbatasannya untuk hampir semua perdagangan selama sebagian besar pandemi, hanya melanjutkan pasokan dan produk dari China pada 2022. Itu mengirim perdagangan bilateral menjadi $1,03 miliar pada 2022, melonjak 226 persen dari tahun sebelumnya.
Sumber: Reuters
Keyword : Ekspor ChinaKorea UtaraPandemi COVID-19