Kamis, 12/01/2023 20:12 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebbudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menilai pemeriksaan kehamilan metode ultrasonografis (USG) di puskesmas, mampu mencegah terjadinya stunting.
Hal ini disampaikan saat mengecek penggunaan USG di Puskesmas Kecamatan Unter Iwes, Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat, pada Kamis (12/1).
Kunjugan Puskesmas Unter Iwes, Menko PMK didampingi Wakil Bupati Sumbawa Dewi Noviany mengecek pemanfaatan bantuan alat USG yang digunakan untuk mendeteksi keadaan janin para ibu hamil. Dia juga melihat proses pengecekan kandungan oleh tenaga kesehatan.
"Saya sudah saksikan dokternya sangat terampil dalam menggunakan usg dan ternyata manfaatnya sangat besar karena sebelum ada USG di sini pengecekan hamil manual hanya diraba-raba dan diperkirakan," kata Menko PMK.
Kisah Faris Berjuang Kikis Angka Stunting Lewat Karya Animasi
Cegah Stunting, Rumah Zakat dan BRI Life Gelar Program Intervensi Gizi
Menko PMK Pastikan Operasi SAR di Cisarua Kerja 24 Jam Nonstop
Kedatangan Muhadjir ke Puskesmas Unter Iwes di luar agenda di Sumbawa. Saat itu Menko PMK dalam perjalanan dari RS SMA Muhammadiyah Unggulan dan RS Surya Medika PKU Muhammadiyah. Semestinya kunjungan berikutnya ke pesisir Desa Labuhan untuk mengecek stunting dan kemiskinan ekstrem.
Menurut Menko PMK, adanya USG di Puskesmas sangat bermanfaat untuk mencegah stunting sampai tingkat desa. Dengan adanya USG yang dikirim ke setiap Puskesmas, bisa mengecek dini potensi janin stunting yang ada di kandungan ibu dan juga pemberian intervensi yang diperlukan.
"Kalau sekarang ada USG sudah bisa dideteksi betul kondisinya, panjangnya, diameter kepalanya. Dan kemudian bisa diambil kesimpulan apakah janin itu punya potensi gagal tumbuh atau stunting sehingga sebelum dillahir bisa diintervensi melalui ibunya dengan asupan gizi diperlukan," jelas dia.
Dengan adanya pengecekan kandungan di Puskesmas, menurut Menko PMK, potensi stunting bisa dihindari dan pemberian intervensi gizi sejak dini bisa dilakukan.
"Peluang untuk menghindari stunting ketika masih berada di rahim itu sampai 7 persen. Ini terobosan yang bagus dari pemerintah dan ini dari arahan Presiden Joko Widodo," imbuh dia.
Keyword : USG Puskesmas Menko PMK Muhadjir Effendy Stunting