Ketum PPP Sebut PKI Sudah di Liang Kubur
Sabtu, 28/01/2017 08:02 WIB
Jakarta - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memastikan bahwa Partai Komunis Indonesia (PKI) secara institusi tidak akan bisa bangkit di Indonesia. Sebab, PKI sudah diliang kubur yang tidak mungkin hidup kembali.
Demikian disampaikan Ketua Umum DPP PPP M.Rommahurmuziy dalam Rapat Koordinasi Nasional Bidang Organisasi Keanggotaan dan Kaderisasi (OKK) Ke 1 Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Jumat (27/1).
Menurutnya, isu munculnya PKI di Indonesia hanya sebatas gaya komunisme yang bisa dirasakan. Dimana, adanya ciri-ciri komunisme muncul dari aksi sepihak yang cenderung mengadu domba, membenturkan antar kelompok masyarakat.
"Karena PKI itu sudah diliang kubur, terlebih lagi sudah dibentengi TAP MPRS No 25 tapi
Komunisme dalam pola gerakan, pola-pola yang membenturkan antar kelompok masyarakat, negara dengan agama," kata Romi sapaan akrab Rommahurmuziy.
Sebab, lanjut Romi, gerakan komunisme yang dirasakan saat ini adalah anti agama dan hanya komunisme yang menganggap bahwa agama adalah candu. Karena itu Masyarakat dekat dengan nilai-nilai agama dan dijauhkan dari gerakan komunisme.
"Saya melihat kebangkitan Komunis itu gaya bukan dalam arti institusi, dunia intelejen memuculkan informasi, bahkan Menhan mensinyalir gerakan komunisme itu muncul dalam poltiik nasional," terangnya.
Romi melihat, secara nasional ada atmosfir meskipun tidak terlalu kental. Munculnya gerakan yang membenturkan antara agama dengan negara, agama dengan masyarakat.
"Misalkan dengan jargon-jargon jangan bawa agama ke dalam politik, karena politik itu fana, sementara agama transenden. Politik itu dunia, agama agama itu vertikal, saya katakan, upaya menjauhkan kehidupan nyata, padahal agama diturunkan bukan untuk akherat tapi agama mengatur kehidupan di dunia akhirat sebagai bekal untuk kehidupan di akhirat," jelasnya.
TERKINI
Hari Konsumen Nasional Diperingati 20 April, Ini Sejarah hingga Tujuannya
20 April 2026: Cek Daftar Peringatan Hari Ini
Liam Delap: Chelsea Tak Pantas Kalah dari Manchester United
Caicedo: Chesea Belum Menyerah Kejar Tiket Liga Champions