Negosiasi Berlangsung, Dalot Tegaskan Betah di MU

Selasa, 10/01/2023 13:50 WIB

London, Jurnas.com - Proses negosiasi perpanjangan kontrak bek sayap Manchester United (MU), Diogo Dalot, saat ini sedang berlangsung. Dia menegaskan betah di klub yang bermarkas di Old Trafford tersebut.

Kesepakatan Dalot sebelumnya dengan Setan Merah akan berakhir pada Juni 2023, tetapi klub mengaktifkan klausul perpanjangan dalam kontraknya pada Desember lalu, untuk mempertahankannya selama satu tahun lagi.

Terlepas dari langkah ini, negosiasi terus berlanjut. Dalot berharap mendapatkan kesepakatan jangka panjang dengan gaji yang lebih baik, saat ditanya tentang progres pembicaraan yang berlangsung.

"Saya pikir kami berada dalam posisi untuk mengatakan bahwa kami sedang membicarakannya, kami sedang bernegosiasi, kami melihat bagaimana kedua belah pihak akan mendapat manfaat. Bukan rahasia lagi bahwa saya senang berada di sini," kata Dalot dikutip dari Goal pada Selasa (10/1).

"Saya suka klub ini dan saya suka bermain untuk klub ini. Kita lihat perkembangannya, tapi kami berada di arah yang baik untuk tim dan, bagi saya, ini yang paling penting dan, mudah-mudahan, secara individu saya masih bisa membantu tim," imbuh dia.

Dalot tampil mengesankan selama dipinjaman ke AC Milan pada musim 2020-2021. Itu menjadi alasan pelatih MU saat itu, Ralf Rangnick, memberikannya kesempatan bermain reguler di paruh kedua musim lalu.

Namun, di bawah manajer baru Erik ten Hag, pemain berusia 23 tahun itu menjadi langganan starter di posisi bek kanan, sekaligus menyingkirkan Aaron Wan-Bissaka yang sebelumnya mengisi posisi itu.

Selanjutnya, Dalot akan fokus pada pertandingan United berikutnya melawan Charlton Athletic, di mana Setan Merah akan memperebutkan tempat di semi final Piala Carabao.

TERKINI
Ilmuwan Kini Bisa "Mengedit" Sirkuit Otak untuk Meningkatkan Daya Ingat Studi: Kesepian Bisa Ganggu Daya Ingat, tapi Tidak Sebabkan Demensia Mendes Puji Jaga Desa, Lindungi Kades dari Oknum Ganggu Pembangunan Desa Australia-Jepang Teken Kesepakatan Kapal Perang Senilai Rp119 Triliun