Erick Thohir Berkomitmen Sukseskan Harlah ke-100 Nahdlatul Ulama

Rabu, 04/01/2023 16:58 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir berkomitmen untuk menyukseskan perayaan Harlah ke-100 Nahdlatul Ulama (NU).

Menjabat sebagai Ketua Dewan Pengarah Panitia Harlah ke-100 NU, Erick Thohir mendampingi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (2/1).

“Mengawali tahun 2023 dengan baik. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama diterima Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta,” kata Erick Thohir, seperti dikutip dari siaran pers, Selasa (3/1).

Erick Thohir menjelaskan, kehadiran PBNU di Istana Merdeka adalah salah satu upaya untuk menyukseskan berbagai program perayaan Harlah 1 Abad NU. Menurutnya, untuk menyukseskan acara tersebut diperlukan dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah.

Pada kesempatan ini Erick Thohir mendampingi Ketua PBNU KH Yahya Cholil Staquf, Sekjen PBNU KH Saifullah Yusuf, Ketum GP Ansor NU KH Yaqut Cholil Qoumas dan Waketum PBNU Nusron Wahid.

“Dalam momen silaturahmi ini, kami sekaligus memaparkan program perayaan Satu Abad NU kepada Bapak Presiden,” ujar Erick Thohir.

Terlebih NU sudah berkontribusi positif dalam 100 tahun terakhir sejak awal berdiri. Kontribusi ini termasuk menjaga keutuhan NKRI di tengah kemajemukan bangsa Indonesia.

Erick Thohir yang juga Anggota Kehormatan Banser ini menyatakan komitmennya untuk terus mengawal NU agar selalu berkontribusi positif terhadap bangsa dan negara.

“NU telah 100 tahun berperan aktif dan menjadi bagian dari NKRI. Kami berharap, NU terus dapat memberikan kontribusi positif dalam 100 tahun, 200 tahun dan seterusnya bagi bangsa ini,” pungkas Erick Thohir.

Diketahui, Erick Thohir dipercaya sebagai Ketua Dewan Pengarah Panitia Harlah 100 Tahun NU. Terdapat 9 program yang akan menyemarakkan peringatan Satu Abad NU, meliputi NU Tech, NU Women, Festival Tradisi Islam Nusantara, Anugerah Tokoh NU, Pekan Olahraga NU, Religion of Twenty/(R-20), Launching Gerakan Kemandirian NU, Muktamar Fiqih Peradaban, dan Resepsi Satu Abad NU.

Dari sembilan program tersebut, sudah ada beberapa kegiatan yang telah diselenggarakan. Salah satunya adalah R-20 yang digelar bersamaan dengan Presidensi G-20 Indonesia pada 2022 lalu.

TERKINI
71 Tahun Konferensi Asia Afrika: Warisan Bandung di Tengah Dunia Bergejolak "Super-Venus", Planet Baru Enaiposha yang Bikin Ilmuwan Bingung Mendes Yandri Ajak Setiap Ormas Punya Desa Binaan Mengenal Sisi Unik dari Lucid Dream yang Jarang Diketahui