Jum'at, 30/12/2022 18:05 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Presiden Joko Widodo cabut kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Namun, Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dr Mohammad Syahril ingatkan semua pihak untuk tetap waspada karena pandemi Covid-19 belum berakhir di Indonesia.
“Jadi WHO mengatakan pandemi ini belum berakhir, baru tanda-tanda. Untuk itu kita tetap waspada dan waspada,” kata Syahril, Jumat (30/12/2022).
Syahril menuturkan, masyarakat tetap perlu waspada selama masih berstatus pandemi Covid-19. Hal ini karena tidak menutup kemungkinan muncul subvarian baru yang bisa memicu kenaikan kasus Covid-19.
Untuk mengantisipasi kenaikan kasus Covid-19, Syahril menuturkan Kemenkes sudah menyiapkan infrastruktur, sumber daya manusia (SDM), alat-alat dan obat.
Peringatan Referendum Timor Timur 30 Agustus, Ini Sejarah dan Maknanya
Komnas HAM Bentuk Tim Penyelidikan Proyustisia Peristiwa Kuda Tuli
El Nino Makin Kuat, Rekor 1.000 Tahun Terakhir Mulai Terpecahkan
Syahril juga menambahkan, pemerintah terus mendorong laju vaksinasi. Dikatakan, vaksinasi Covid-19 merupakan upaya untuk memberi kekebalan atau antibodi kepada masyarakat.
“Jadi begitu diberikan vaksin, maka harapannya orang-orang itu walaupun kena (terinfeksi) Covid-19 tidak terlalu berat dan tidak perlu masuk rumah sakit,” ucapnya.
Dikatakan Syahril, perlu kesadaran masyarakat untuk melakukan vaksinasi. Pasalnya, walaupun Covid-19 masih ada, namun dapat diatasi karena antibodi terbentuk.(sf)