Elon Musk akan Membatasi Voting Untuk Kebijakan Twitter Blue

Selasa, 20/12/2022 21:46 WIB

JAKARTA, Jurnas.com - Elon Musk mengatakan, Twitter akan membatasi pemungutan suara pada jajak pendapat terkait kebijakan untuk membayar pelanggan Twitter Blue, hari yang sama ketika pengguna memilih dengan tegas dalam jajak pendapat agar Musk mundur sebagai kepala eksekutif platform media sosial.

Dikutip dari Reuters, Musk menanggapi saran dari pelanggan Twitter Blue, yang mengatakan hanya pelanggan yang harus mendapatkan suara pada jajak pendapat kebijakan, dengan "Poin bagus. Twitter akan membuat perubahan itu", tanpa menentukan kapan perubahan itu akan mulai berlaku.

Musk mengatakan padaMinggu bahwa dia akan mematuhi hasil jajak pendapat CEO, tetapi tidak memberikan perincian kapan dia akan mundur jika hasilnya mengatakan dia harus mundur. Dia belum menunjuk pengganti untuk peran tersebut.

Twitter mengaktifkan kembali pendaftaran Twitter Blue awal bulan ini, dengan akun untuk individu mendapatkan centang biru, sementara tanda centang emas dan abu-abu akan menunjukkan akun bisnis dan pemerintah.

Harga langganan bulanan untuk layanan ini masing-masing adalah US$8 di web dan US$11 di perangkat Apple.

TERKINI
Mengenal Sisi Unik dari Lucid Dream yang Jarang Diketahui Kemendikdasmen Tekankan Sekolah Mesti Jadi Ruang Aman dan Nyaman Lebanon Upayakan Gencatan Senjata Permanen dengan Israel Ilmuwan Temukan Tanaman Terus Naik ke Puncak Himalaya, Ini Penyebabnya