Selasa, 20/12/2022 20:17 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Direktur Jenderal Anggaran (DJA) Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Isa Rachmatarwata mengungkapkan, realisasi belanja negara pada tahun 2022 hanya akan terserap sekitar 94% hingga 95% dari target saja. “Untuk belanja, tidak berbeda dengan tahun sebelumnya, yaitu sekitar 94% hingga 95% dari target,” tutur Isa, Selasa (20/12).
Meski begitu, Isa meyakini belanja yang dilakukan pemerintah akan tetap memberikan dampak pada pertumbuhan ekonomi. Terlebih, pemerintah telah melakukan belanja untuk memperkuat ketahanan masyarakat via belanja perlindungan masyarakat. Ini akan menjaga daya beli masyarakat.
Untuk diketahui saja, hingga 14 Desember 2022, pemerintah sudah merealisasikan belanja negara sebanyak Rp 2.717,6 triliun atau sekitar 87,5% dari target. Dengan demikian, untuk memenuhi target belanja, pemerintah harus merealisasikan sekitar Rp 388,8 triliun dalam sisa hari menuju akhir tahun 2022.
Nah, meski hingga pertengahan Desember 2022 realisasi belanja negara belum mencapai 90% target, Isa mengatakan realisasi belanja akan bertambah lagi. Ini seiring dengan pembayaran subsidi dan kompensasi dari kuartal III-2022 dan beberapa kementerian/lembaga (K/L) yang masih akan merealisasi belanjanya.
5 Fakta Menarik Arsenal Usai Tembus Final Liga Champions
Pemerintah Siapkan Insentif Pembelian 200.000 Kendaraan Listrik
Arteta Sebut Lolos ke Final UCL Sebagai Momen Terbaik dalam Kariernya