Minggu, 11/12/2022 15:27 WIB
JAKARTA, Jurnas.com - Twitter akan meluncurkan kembali versi yang diperbarui dari layanan berlangganan Twitter Blue pada Senin (12/12) dengan harga lebih tinggi untuk pengguna Apple.
Perusahaan mengatakan pengguna dapat berlangganan layanan baru yang akan memungkinkan pengguna mengedit tweet, mengunggah video 1080p dan mendapatkan verifikasi akun pos tanda centang biru, seharga US$8 per bulan melalui web tetapi US$11 per bulan melalui Apple iOS.
Twitter tidak menjelaskan mengapa pengguna Apple harus membayar lebih dari yang lain di web, tetapi ada laporan media bahwa perusahaan sedang mencari cara untuk mengimbangi biaya yang dibebankan di App Store.
Twitter awalnya meluncurkan Twitter Blue pada awal November sebelum menghentikannya karena akun palsu menjamur. Itu kemudian dijadwalkan untuk diluncurkan lagi pada 29 November tetapi diundur.
Studi Ungkap Kurangi Hoaks di Medsos Tak Otomatis Ubah Keyakinan Pengguna
Studi: Scrolling dan Bertukar Pesan di Medsos Perburuk Mental Remaja
10 Ucapan Hari Kebaya Nasional, Cocok untuk Postingan Medsos
Elon Musk, yang memprivatisasi Twitter senilai US$44 miliar pada November, dalam serangkaian tweet bulan lalu mencantumkan berbagai keluhan dengan Apple, termasuk biaya 30 persen yang dibebankan pembuat iPhone kepada pengembang perangkat lunak untuk pembelian dalam aplikasi.
Dia kemudian menuduh Apple mengancam untuk memblokir Twitter dari toko aplikasinya dan juga mengatakan bahwa pembuat iPhone telah menghentikan iklan di platform media sosial.
Namun, setelah pertemuan berikutnya dengan kepala eksekutif Apple Tim Cook, dia men-tweet bahwa kesalahpahaman tentang penghapusan Twitter dari toko aplikasi Apple telah diselesaikan.
Baik Twitter dan Apple tidak menanggapi permintaan komentar dari Reuters.
Sumber: Reuters