Senin, 05/12/2022 13:49 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Anggota Komisi VII DPR RI, Mulyanto, minta Pemerintah menghentikan wacana mensubsidi pembelian motor dan mobil listrik. Ide tersebut dinilai tidak realistis lantaran disampaikan saat keuangan negara sedang bermasalah.
"Daripada mensubsidi pembelian motor dan mobil listrik buatan luar negeri, lebih baik Pemerintah mensubsidi pembelian mobil listrik Esemka. Itu barang bagus. Asli karya anak bangsa," kata dia kepada wartawan, Senin (5/12).
Wakil Ketua Fraksi PKS ini meminta Pemerintah tidak melupakan keberadaan mobil Esemka. Terlebih, mobil ini diperkenalkan dan dipromosikan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Tak heran, bila dalam kondisi belum jadi saja sudah dipesan 60 ribu unit.
"Saya yakin masyarakat akan menyambut baik usul pemberian subsidi pembelian mobil listrik Esemka ini. Masyarakat akan berbondong-bondong memenuhi dealer-dealer penjualan mobil Esemka dimana pun berada. Dulu saja, tanpa ada subsidi, pesanannya sudah mencapai 60 ribu unit. Apalagi nanti kalau sudah diberi subsidi, saya perkirakan jumlah pesanannya bisa sampai tiga atau empat kali lipat," kenang Mulyanto.
Hotspot Karhutla Naik Jadi 20.378, Kalteng dan Kalbar Jadi Perhatian
Iran Klaim Hantam 2 Pangkalan Udara AS di Yordania dengan Rudal Balistik
Badai Matahari Ekstrem Bisa Ganggu Elektronik Pesawat-Tingkatkan Radiasi
Legislator Dapil Banten III ini menambahkan, subsidi pembelian mobil listrik Esemka ini akan berdampak baik terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Karena semakin banyak subsidi, semakin banyak orang yang memesan mobil Esemka. Selanjutnya makin banyak pula tenaga kerja yang terserap.
"Ini akan menjadi momentum kebangkitan industri otomotif nasional. Dan sebagai anak bangsa, kita semua pasti akan dukung. Malaysia dan Vietnam saja bakal mental melihat perkembangan ini," singgung Mulyanto.