Selasa, 24/01/2017 13:43 WIB
Jakarta - Anggota komisi I DPR Syaifullah Tamliha mengecam pejabat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Istibsyaroh yang bertemu presiden Israel, Reuven Rivlin. Menurutnya, pertemuan tersebut telah memicu polemik bagi umat islam di tanah air.
Karena itu, Syaifullah mendesak pimpinan MUI memecat Istibsyaroh dari kepengurusannya. "MUI wajib memecat pengurusnya jika terbukti berangkat ke Israel," ujar Syaifullah kepada Jurnas.com di Jakarta, Selasa (27/1/2017).
Wakil Sekretaris Jenderal DPP PPP. Kubu Romahurmuziy ini menuntut keadilan sikap MUI yang begitu gahar dalam mengeluarkan fatwa penistaan agama. Disisi yang lain, kata dia, tidak berkutik saat pejabatnya didapatkan berteman dengan pemerintahan Israel.
"Akan sangat tidak adil jika demo soal surat AL Maidah 51 beberapa kali, tapi berteman setia dengan Yahudi. Bukankah yang termaktub dalam surat AL Maidah 51 itu adalah Yahudi dan Nasrani. AL-Qur`an tegas menyatakan bahwa janganlah kebencianmu kepada orang lain menyebabkan kamu berbuat tidak adil," paparnya.
MUI Ingatkan Potensi Percaloan di Balik Wacana War Tiket Haji
MUI Dukung Pelarangan Vape Jika Terbukti Jadi Media Peredaran Narkotika
MUI Soroti Agresi AS dan Israel, Desak PBB Tegakkan Keadilan Global
Keyword : Syaifullah Tamliha MUI