Minggu, 04/12/2022 02:01 WIB
Doha, Jurnas.com - Bek tengah Swiss, Manuel Akanji sudah menyiapkan strategi untuk menghentikan penyerang Portugal, ketika kedua tim bertemu di babak 16 besar Piala Dunia 2022 Qatar pekan depan.
Kemenangan 3-2 atas Serbia menempatkan Swiss di posisi kedua di Grup G. Dan Akanji berencana untuk menghentikan Ronaldo, yang meski sudah berusia lebih tua, namun tetap berbahaya di dalam kotak penalti.
"Meskipun dia lebih tua sekarang, dia adalah mesin gol yang luar biasa. Anda tidak bisa memberinya ruang di area penalti. Ketika dia mendapatkan bola, bola biasanya dalam. Anda harus sangat dekat dengannya," kata Akanji dikutip dari Goal pada Sabtu (3/12).
Bek Manchester City ini selalu tampil dalam tiga pertandingan terakhir Swiss di Piala Dunia 2022. Keandalannya di lini bertahan juga membuatnya menjadi pilihan dalam delapan pertandingan The Citizen di Liga Inggris musim ini.
Diejek Fans Al Ahli soal ACL, Ronaldo Balas dengan 5 Trofi UCL
Bernardo Silva Resmi Tinggalkan Manchester City Akhir Musim Ini
Kebobolan Tiga Gol, Wirtz: Jerman Punya Skema Bertahan yang Baik
Sementara itu, Ronaldo menjadi berita utama selama beberapa minggu terakhir setelah kepergiannya dari Manchester United (MU), menyusul wawancara kontroversialnya dengan Piers Morgan.
Dia telah mencetak satu gol di Piala Dunia 2022 sejauh ini, tetapi gagal menyumbang angka saat kalah tipis dari Korea Selatan di laga terakhir penyisihan grup.
Pemenang pertandingan Swiss vs Portugal, akan melaju ke babak perempat final melawan pemenang laga Spanyol kontra Maroko.