DPR Minta PLN Bentuk Tim Siaga Bencana Bantu Korban Gempa Cianjur

Senin, 21/11/2022 17:42 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Kalangan dewan meminta Perusahaan Listrik Negara (PLN) segera membentuk tim siaga bencana untuk membantu korban gempa Cianjur, Jawa Barat.

Anggota Komisi VII DPR RI, Mulyanto mengatakan, tim ini harus dapat menyediakan listrik di rumah sakit dan posko-posko penampungan korban gempa.

“Keberadaan listrik ini sangat penting agar kegiatan pertolongan dapat dilaksanakan dengan baik. Selain itu tim juga harus memastikan keberadaan sambungan listrik di rumah masyarakat  korban gempa aman dan tidak membahayakan masyarakat,” terang dia kepada wartawan, Senin (21/11).

Di sisi lain, Wakil Ketua Fraksi PKS ini menyampaikan rasa keprihatinannya atas musibah gempa yang terjadi di Cianjur siang tadi.

“Kami akan berupaya semaksimal mungkin agar bantuan kepada para korban dapat disalurkan segera. Termasuk soal keberadaan jaringan listrik, baik utk keperluan rumah sakit, posko penampungan atau di rumah-rumah korban. Kami akan berkoordinasi dengan PLN agar kebutuhan listrik di wilayah bencana dapat terpenuhi," ujar Mulyanto.

Legislator Dapil Banten III ini menyebutkan PLN perlu menyiagakan semua sumberdaya untuk melayani korban gempa Cianjur. Bila perlu PLN membentuk posko layanan bagi para korban gempa yang membutuhkan bantuan terkait penerangan dan kelistrikan.

"Menghadapi kondisi seperti ini PLN harus bisa bergerak cepat. Segera kerahkan semua potensi yang ada agar masyarakat dapat terbantu," ujar Mulyanto.

Dia menambahkan, belajar dari pengalaman penanganan bencana di beberapa daerah, peran PLN sangat penting. PLN di bawah koordinasi tim penanggulangan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan diminta menyediakan pasokan listrik di titik-titik yang diperlukan.

“Pasokan listrik tersebut sangat dibutuhkan untuk keperluan pengobatan, komunikasi, penerangan bahkan transportasi,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan telah terjadi gempa bumi di daerah Cianjur, Jawa Barat, Senin (21/11/2022). Gempa berkekuatan 5,6 sr merobohkan sejumlah bangunan, pohon dan jalan.

Sejauh ini, catatan BNPB sebanyak 46 orang tewas akibat gempa tersebut.

 

TERKINI
KWP Award, Ubaidillah Dianugerahi Tokoh Penjaga Etika Penyiaran Publik Raphinha Ingin Bremer Perkuat Lini Belakang Barcelona Dapat Perlindungan, Dua Pesepak Bola Wanita Iran Resmi Menetap di Australia Cedera Kronis, De Ligt Terancam Absen hingga Akhir Musim