Selasa, 15/11/2022 16:04 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Seorang warga tewas ditembak tiga oknum polisi di Kelurahan Pekan Labuhan, Kota Medan, Sumatera Utara. Oknum polisi itu berjumlah tiga orang, diduga dari Satuan Narkoba Polres Pelabuhan Belawan tersebut terlihat langsung menaiki mobil, dan kabur ke arah Pelabuhan Belawan, setelah dikejar warga.
Kasus penembakan ini mendapat perhatian dari Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni. Politikus NasDem ini merasa ada banyak kejanggalan yang harus didalami oleh Kapolda Sumut.
“Saya rasa ada masih banyak kejanggalan dan versi-versi lain yang berdedar atas tragedi penembakan ini. Jadi saya minta perhatian Pak Kapolda Sumatra Utara untuk turun menginvestigasi langsung persoalan ini. Bagaimana kronologinya sebenarnya? (tembakan) kecelakaan atau memang diperlukan?” ujar Sahroni, kepada wartawan, Jakarta, Selasa (15/11).
Sahroni juga meminta Polri lebih sistematis dalam melakukan peringkusan kejahatan. Agar hal-hal yang membuat publik gaduh ini tidak terjadi kembali.
Sahroni: Usut Tuntas Pencuri Emas Indonesia Asal WNA India
Prabowo Perintahkan Menkum Segera Sahkan RUU Perampasan Aset
Martin Tumbelaka Puji Terobosan KY dalam Seleksi Hakim Agung
“Jika korban memang pelaku narkoba, tolong prosesi peringkusan dilakukan lebih sistematis dan terukur. Ini yang jadi perdebatan kan kenapa (korban) ditinggal begitu saja bersimbah darah. Publik jadi ramai dan bertanya-tanya. Simpang siur ini perlu dikonfirmasi oleh informasi yang dapat lebih dipertanggungjawabkan,” pungkas Sahroni.