Selasa, 01/11/2022 19:53 WIB
JAKARTA, Jurnas.com - Satu orang tewas dan sekitar 20 terluka pada malam Halloween dalam dua serangan penembakan terpisah di kota Kansas City dan Chicago, Amerika Serikat (AS).
Kepala polisi kota Karl Oakman mengatakan, antara lima dan tujuh orang tertembak dan satu tewas dalam penembakan di sebuah rumah di Kansas City, di mana sekitar 70 hingga 100 remaja berpesta pada Senin (31/10) malam.
"Beberapa orang yang tidak diketahui pemilik rumah mulai menembak ketika mereka diminta pergi," kata Oakman kepada wartawan, seperti dikutip dari Reuters.
Di Chicago, 14 orang, termasuk dua anak-anak dan seorang remaja, terluka dalam penembakan di jalan, tetapi tidak ada laporan kematian segera, kata polisi Chicago. Tujuh dari yang terluka, termasuk tiga anak di bawah umur, berada dalam kondisi serius atau kritis.
Iran Kecam Serangan Amerika Serikat di Bandar Abbas
Sembilan Orang Hilang Akibat Ledakan di Pabrik Kertas AS
Profil Stadion Unik Mercedes-Benz, Arena Pertandingan Piala Dunia 2026
Dua penembak, bepergian dengan SUV gelap, menembaki sebuah kelompok yang berdiri di persimpangan, kata polisi.
Tiga belas remaja terkena tembakan sementara satu ditabrak kendaraan, kata polisi, mengoreksi pernyataan sebelumnya yang mengatakan bahwa sebanyak 14 orang tertembak.
Polisi tidak mengidentifikasi pelaku atau memiliki rincian motif, inspektur polisi Chicago David Brown mengatakan pada konferensi pers.
Pertumpahan darah mengikuti serangkaian penembakan di sekolah AS yang telah menyebabkan puluhan orang tewas dan terluka tahun ini saja, menambah perdebatan lama AS tentang kontrol senjata.
Salah satu yang paling mematikan terjadi pada bulan Mei ketika seorang pria bersenjata membunuh 19 anak-anak dan dua orang dewasa di Uvalde, Texas.
Sumber: Reuters