Sandiaga Uno Panggil EO Cegah Insiden Festival Musik Berdendang Bergoyang

Senin, 31/10/2022 20:04 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno akan memanggil seluruh event organizer (EO) menyusul insiden di festival musik Berdendang Bergoyang yang kelebihan kapasitas penonton.   Menurut Sandiaga, kejadian itu dipicu penyelenggara yang tidak disiplin.   "Untungnya tidak terjadi korban jiwa," kata Sandiaga usai Malam Penghargaan Anugerah Desa Wisata (ADWI) 2022 di Jakarta, Minggu malam (30/10).   “Itu ditata dengan baik, penuh kehati-hatian, registrasi (pengunjung) terkelola dengan baik. Semuanya berjalan dengan baik," ujarnya.   Sandiaga menambahkan, kegiatan yang melibatkan ratusan ribu pengunjung sebenarnya bisa berjalan lancar bila penyelenggara memiliki sistem yang baik.   Ia menyebut penyelenggaraan festival kuliner yang berlangsung akhir pekan lalu sebagai contoh sukses.   Tidak hanya sukses, Ia menyebut acara itu bahkan bisa meningkatkan omset peserta kuliner, bahkan memecahkan rekor.   Itu semua, sambung dia, tidak dilaksanakan oleh EO yang menyelenggarakan Festival Berdendang Bergoyang 2022. Padahal, seluruh EO wajib menerapkan CHSE, khususnya poin safety (keamanan).   "Kami instruksikan EO untuk mematuhi atau mereka tidak akan diberikan perizinannya karena di sini yang dipertaruhkan nyawa," ucap Sandi.   Selain itu, Sandiaga juga prihatin dengan kejadian di Itaewon, Korea Selatan. Ia juga tak berharap tragedi pesta Halloween itu, terjadi di Indonesia. Apalagi, Indonesia kini menjadi tuan rumah G20 yang berkelas dunia.   "Kami sangat berduka dengan apa yang terjadi di Korea Selatan. Sampai 153 pengunjung kehilangan nyawanya ini adalah sebuah bencana," ujarnya.

TERKINI
KSP dan KPK Perkuat Strategi Nasional Pencegahan Korupsi Polsek Metro Gambir dan Polres Metro Jakpus Bongkar Home Industri Sabu Hita Iran Bantah Serang UEA, Sebut AS Dalang Operasi False Flag Buruh Tak Faham Manfaat MBG, Pengamat: Problem Tim Komunikasi Presiden