Majukan Parawisata, Masyarakat Diajak Berwisata Domestik

Jum'at, 28/10/2022 22:26 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Masyarakat Indonesia diharapkan berwisata di destinasi-destinasi wisata dalam negeri, dibanding menghabiskan uang untuk berlibur ke luar negeri. Kunci utama kesuksesan program pemerintah dalam menggenjot perekonomian nasional, khususnya dari sektor pariwisata, bukan berasal dari pihak asing melainkan dari masyarakat Indonesia sendiri.

Hal itu ditegaskan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, dalam acara Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) 2022, yang digelar Garuda Indonesia melalui kolaborasi bersama Bank Mandiri dan Dyandra Promosindo di ICE BSD, Tangerang, Banten.

"Sebagai negara dengan populasi sangat besar (mencapai) 230 juta (penduduk), kita jangan hanya jadi market terus dengan berbondong-bondong (wisata) ke luar negeri. Kalau misalnya ada rejeki, ke luar negeri sekali, (liburan di Indonesia) dua kali," kata Erick, Jumat (28/10).

Karenanya, Erick berharap upaya pemerintah melalui sinergi BUMN seperti Garuda Indonesia dan Bank Mandiri dalam perhelatan GATF 2022 ini, akan mampu mendongkrak animo wisata masyarakat Indonesia ke destinasi-destinasi wisata domestik.

Di sisi lain, dengan berwisata ke destinasi-destinasi wisata lokal di Tanah Air, hal itu membuktikan bahwa sebagian masyarakat Indonesia yang sudah mampu berlibur usai dihadang pandemi COVID-19, masih peduli dengan nasib saudara sebangsanya di daerah lain yang belum juga pulih akibat pandemi.

Karenanya, dengan berwisata di destinasi-destinasi wisata domestik, Erick berharap perekonomian daerah-daerah tujuan wisata seperti Bali dan daerah lainnya, juga bisa kembali bangkit dengan adanya lonjakan wisatawan domestik tersebut.

"Sampai kapan kita berfoya-foya jalan-jalan ke luar negeri, padahal kita saat pandemi COVID-19 ini harus berdiri sendiri secara mandiri? Kita sendiri yang harus bergotong-royong memastikan ekonomi kembali tumbuh. Masih banyak masyarakat kita di daerah-daerah yang masih susah. Bali saja belum ter-cover total. Kita tidak anti asing, tapi ingat bahwa saat COVID-19 kita itu sukses karena diri kita sendiri," ujar Erick.

 

TERKINI
Lebanon Upayakan Gencatan Senjata Permanen dengan Israel Ilmuwan Temukan Tanaman Terus Naik ke Puncak Himalaya, Ini Penyebabnya Pelatih Madura United Beberkan Kunci Kemenangan atas Persebaya Kebiasaan Buruk yang Bisa Menyebabkan Paru-paru Basah