Kamis, 27/10/2022 21:02 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), adalah hal yang rumit dan penting. Bahkan APBN dapat menjadi cerita 1001 malam. Demikian diungkapkan Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati, saat Lomba Debat APBN Tahun 2022, Kamis (27/10).
"APBN itu sebuah konsep yang sangat kompleks dan rumit, padahal dia begitu sangat penting. APBN bisa dibuat menjadi 1001 cerita, menjadi 1001 malam apa saja anda bisa ceritakan dari dimensi APBN," ujar Sri Mulyani .
Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menceritakan, dalam membentuk asumsi APBN dibahas selama dua hari dua malam. Karena dalam asumsi tersebut terdapat asumsi inflasi, harga minyak, suku bunga, lifting minyak dan lainnya.
"Itu baru satu part saja, sudah bisa bermalam-malam kita berbicara mengenai APBN. Belum bicara tentang tadi kalau menghadapi shock pilihan kebijakan bagaimana, mekanismenya untuk bisa mengelola instrumen yang luar biasa penting. Ini instrumen kebijakan, APBN itu instrumen, alat negara untuk mengurus negara dan rakyatnya," jelasnya.
Sosialisasi Keuangan Haji, HNW Apresiasi Penurunan Biaya Haji
Haaland Ingin Timnya Tetap Fokus Usai Menang Lawan Arsenal
Anak Tiri Bunuh Ibunya di Tengerang, Diduga Terpengaruh Narkoba
Adapun dengan APBN sebagai alat dalam mengurus negara dan rakyat, instrumen itu kata dia, harus dimanfaatkan semaksimal mungkin. Karena jika APBN tidak dimanfaatkan tidak akan menghasilkan dampak yang diinginkan.
"Maka anda bisa bayangkan, tanggung jawab dan peranan Kemenkeu menjadi sangat-sangat penting karena kita mengelola instrumen yang merupakan instrumen penting. Dan milik rakyat Indonesia, bendahara negara," tegasnya.
"Nah, dengan adanya upaya tadi bahwa APBN itu kompleks 1001 dimensi bisa diceritakan dengan 1001 macam cara, salah satu upaya untuk membuat sosialisasi dan edukasi yang mudah dilakukan melalui berbagai macam lomba," lanjutnya.
Keyword : MenkeuSri MulyaniAPBNrumit dan penting