Jum'at, 21/10/2022 07:50 WIB
JAKARTA, Jurnas.com - Rusia mengatakan, Inggris tidak pernah mengetahui aib seperti perdana menteri setelah Liz Truss mengundurkan diri sebagai pemimpin Inggris hanya beberapa minggu setelah masa jabatannya.
Liz Truss mundur dari kursi PM Inggris setelah 45 hari menjabat menyusul salah langkah dalam mengambil kebijakan ekonomi yang dinilai memperburuk krisis hingga menyebabkan dirinya didesak meninggalkan jabatan.
"Ketidaktahuan bencana dan pemakaman ratu segera setelah audiensinya dengan Liz Truss akan diingat," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova di Telegram, dikutip dari AFP.
"Inggris tidak pernah tahu aib seperti perdana menteri," sambungnya.
Perdana Menteri Inggris Liz Truss Mundur Dari Jabatannya
Truss Janji Langsung Tangani Krisis Energi Jika Menjadi PM Inggris
Inggris Minta Rusia Akhiri Invasi Jika Ingin Sanksinya Dicabut
Hubungan antara Moskow dan London telah memburuk selama bertahun-tahun, karena masalah seperti keracunan 2018 terhadap mantan mata-mata Rusia di Salisbury. Mereka telah mencapai rekor terendah sejak serangan Moskow di Ukraina.
Inggris adalah salah satu pendukung setia Kyiv dan Rusia menganggapnya sebagai salah satu negara Barat yang paling tidak bersahabat.
Liz Truss mengunjungi Rusia sebagai Menteri Luar Negeri pada Februari, hanya dua minggu sebelum Presiden Vladimir Putin mengirim pasukan ke Ukraina. Dalam pertemuan tegang dengan mitra Sergei Lavrov, ia bingung dua wilayah Rusia dengan wilayah Ukraina.
Keyword : Konfli Rusia dan InggrisLiz Truss