Minggu, 09/10/2022 20:13 WIB
JAKARTA, Jurnas.com - Stasiun televisi pemerintah Iran diretas, Sabtu (8/10). Peretas tersebut menampilkan foto Ali Khamenei dilalap api di tengah bidikan senapan, disertai pesan "darah pemuda kami ada di tangan Anda".
Dikutip dari Al Arabiya, kelompok peretas Edalat-e Ali (Ali`s Justice) mengaku bertanggung jawab atas insiden yang terjadi sekitar pukul 6 sore waktu setempat. Edalat-e Ali juga pernah meretas situs berita, stasiun televisi, dan radio untuk menyiarkan pesan anti-rezim di awal tahun.
Negara ini telah dilanda protes dalam beberapa pekan terakhir setelah kematian Mahsa Amini dalam tahanan polisi. Amini ditangkap di Teheran pada 13 September karena mengenakan pakaian yang tidak pantas, dan meninggal tiga hari kemudian.
Laporan koroner pada Jumat membantah bahwa Amini meninggal karena pukulan di kepala dan anggota badan. Konorer mengaitkan kematiannya dengan kondisi medis yang sudah ada sebelumnya.
Ketua MPR: Iran Undang Presiden Prabowo Berkunjung ke Teheran
Mojtaba Khamenei Janji Balas Kematian Syahid Ali Khamenei
Menlu RI: Indonesia Kenang Ali Khamenei sebagai Ulama Islam Dihormati
Meski demikian, Keluarga Amini membantah bahwa perempuan yang berusia 22 tahun itu memiliki kondisi yang sudah ada sebelumnya, dan ayahnya menyalahkan polisi atas kematiannya.