Minggu, 02/10/2022 17:55 WIB
Jakarta, Jurnas.com – Nama Menteri BUMN Erick Thohir menjadi calon wakil presiden paling potensial untuk 2024. Temuan terbaru Indikator Politik Indonesia, Erick Thohir mampu mendongkrak nama pasangannya ketika ditempatkan sebagai calon wakil presiden.
Direktur Eksekutif Indikator, Burhanuddin Muhtadi menjelaskan, survei dilakukan dalam rentang 13-20 September 2022, melibatkan 1.220 responden dan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.
“Dalam simulasi 3 pasangan, penempatan Erick Thohir sebagai calon wakil presiden mampu mendongkrak pasangannya,” kata Burhanuddin saat memaparkan hasil survei bertajuk Evaluasi Kondisi Sosial, Politik, Ekonomi dan Hukum secara virtual, Minggu (2/10).
Jika disimulasikan dengan Prabowo Subianto-Erick Thohir, misalnya, pasangan tersebut mampu mengalahkan Ganjar Pranowo-Puan Maharani dan Airlangga Hartarto-Ridwan Kamil.
Kemenkes Catat Penurunan Kasus Campak, Pastikan Surveilans Tetap Ketat
Erick Thohir: Kekalahan dari Bulgaria Jadi Pelajaran untuk Timnas Indonesia
Survei Kandidat Ketum PBNU, Kiai Imam Jazuli Ungguli Gus Yahya
Elektabilitas pasangan Prabowo-Erick mencapai 37,3 persen. Sementara Ganjar-Puan sekadar 34,4 persen, kemudian Airlangga-Ridwan Kamil sekadar 10,8 persen.
Sebaliknya, ketika Erick Thohir disimulasikan sebagai pasangan Ganjar, ada kenaikan elektabilitas yang cukup signifikan. “Dalam simulasi, elektabilitas pasangan Ganjar-Erick berada di angka 43,1 persen,” ungkap Burhanuddin.
Jumlah tersebut berhasil mengalahkan pasangan Prabowo Subianto-Muhaimin Iskandar dengan 32 persen, termasuk Airlangga-Ridwan Kamil dengan 9,9 persen.
Namun, Burhanuddin melanjutkan, temuan survei tersebut belum ada satu pun nama atau pasangan yang bisa melaju dalam satu putaran. Itu karena raihan elektabilitasnya masih di bawah 50 persen.
“Belum ada satu nama atau pasangan yang bisa membungkus satu putaran. Ganjar-Erick memang meningkat, tapi semua masih dinamis mengenai apa yang terjadi ke depan,” kata Burhanuddin.