DPR Desak Bank Mandiri Lakukan Mitigasi Risiko, Ada Apa?

Kamis, 29/09/2022 06:13 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Komisi XI DPR RI mendesak PT Bank Mandiri (Persero) Tbk memitigasi berbagai risiko di tengah pelambatan ekonomi global. Salah satunya risiko likuiditas valas atau USD. Apalagi, saat ini sedang ada kenaikan suku bunga Fed Fund Rate alias suku bunga Amerika Serikat.

Demikian dikatakan Ketua komisi XI DPR RI, Kahar Muzakir saat membacakan poin penting kesimpulan rapat dengan Dirut Bank Mandiri di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (28/9).

“PT Bank Mandiri (Perseo) Tbk melakukan mitiigasi risiko terhadap kondisi likuiditas valas/USD seiring dengan kenaikan harga Fed Fund Rate, serta tetap menjaga kualitas aset dalam menghadapi risiko kenaikan inflasi dan perlambatan ekonomi,” katanya.

Selain itu, lanjut Kahar, dalam rangka melakukan restrukturisasi kredit, Bank Mandiri harus menjalankan prinsip tata kelola yang profesional, good governance, kredibel, dan transparan.

“PT Bank Mandiri (Persero) sebagai bank dengan menggunakan transaksi inovasi digital, harus menjaga keamanan transaksi bagi nasabah dan perlindungan data nasabah,” lanjut dia.

Pada bagian lain, Legislator Dapil Sumatera Selatan I ini, mengatakan, Komisi XI mendukung upaya Bank Mandiri dalam menjalankan strategi kinerja bisnis 2022 pada ekonomi kredit.

Komisi XI juga mendukung Bank Mandiri memperkuat pertumbuhan business value chain. Bahkan, pihaknya juga mendukung Bank Mandiri yang memaksimalkan potensi bisnis ekosistem Bank Mandiri,” demikian kata Kahar Muzakir.

 

TERKINI
Massa Aksi di Kawasan Bundaran HI Mulai Membubarkan Diri Wamentrans Terima Wabup Katingan, Soroti Infrastruktur Desa Transmigrasi Pancasakti Run 2026 Hadirkan Kategori Baru Half Marathon Sidang Bos Blueray Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Terima Rp21 Miliar