Pembacokan Modus COD HP di Priok, Ahmad Sahroni: COD Banyak Mudaratnya!

Rabu, 28/09/2022 11:36 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Tragedi pembacokan yang bermula dari ajakan jual beli HP dengan sistem COD (Cash on Delivery) di Warakas, Tanjung Priok mendapat perhatian dari Pimpinan Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni.   Anggota DPR RI asal Tanjung Priok ini merasa prihatin, sekaligus meminta perhatian Kapolres Jakarta Utara untuk mencari serta mengusut pelaku pembacokan.   “Tentunya sangat disayangkan kejadian kekerasan ini bisa terjadi. karenanya, saya meminta Bapak Kapolres Jakarta Utara untuk mencari dan mengusut pelaku pembacokan sampai ketemu. Hal ini karena kalau dibiarkan tentunya bisa menciptakan rasa khawatir dan perasaan tidak aman di tengah masyarakat,” kata Sahroni, kepada wartawan, Jakarta, Rabu (28/9).   Sahroni mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi COD. Bahkan Sahroni menegaskan lebih baik masyarakat melakukan transaksi di e-commerce yang jelas lebih aman.   “Masyarakat harus lebih berhati-hati dalam memilih metode pembayaran COD. Karena dari yang sudah-sudah, transaksi COD seperti ini lebih banyak mudaratnya. Fakta di lapangan sering terjadi tindak penipuan dan kekerasan saat transaksi berlangsung,” tegasnya.   “Jadi saya minta e-commerce dan regulator harus benar-benar mengkaji kembali mekanisme pembayaran COD ini, dan masyarakat juga agar lebih waspada,” demikian Sahroni.

TERKINI
Ngenes! 5 Pemain Bintang Ini Belum Pernah Juara Piala Dunia DPR Minta Pemerintah Bantu Korban Kebakaran Hebat di Jakpus Rutin Bersepeda Bisa Kurangi Risiko Kanker dan Stroke, Benarkah? Komisi III: RUU Polri Harus Perjelas Makna Polisi sebagai Alat Negara