Rabu, 21/09/2022 19:59 WIB
JAKARTA, Jurnas.com - Penasihat Presiden Ukraina, Mykhailo Podolyak mengatakan, mobilisasi Rusia adalah langkah yang dapat diprediksi yang akan terbukti sangat tidak populer dan menggarisbawahi bahwa perang tidak berjalan sesuai dengan rencana Moskow.
Podolyak mengatakan dalam pesan teks kepada Reuters bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin berusaha mengalihkan kesalahan karena memulai perang yang tidak beralasan dan situasi ekonomi Rusia yang memburuk.
Putin pada Rabu memerintahkan mobilisasi pertama Rusia sejak Perang Dunia II, memperingatkan Barat bahwa jika melanjutkan apa yang disebutnya "pemerasan nuklir" maka Moskow akan menanggapi dengan kekuatan dari semua persenjataannya yang luas.
Ini secara signifikan meningkatkan konflik atas Ukraina dan terjadi ketika Rusia memerangi serangan balasan Ukraina yang telah memaksa pasukannya untuk mundur dan menyerahkan beberapa wilayah yang diduduki.
Bom Peninggalan Perang Dunia II Meledak di Biak, Lima Orang Meninggal Dunia
Ukraina Dituding Sebagai Akar Masalah Ketegangan Rusia dengan Eropa
Putin Beri Sinyal Bakal Akhiri Perang di Ukraina
"Permohonan yang benar-benar dapat diprediksi, yang lebih terlihat seperti upaya untuk membenarkan kegagalan mereka sendiri," tulis Podolyak, memberikan reaksi pertama oleh kantor kepresidenan Ukraina.
"Perang jelas tidak berjalan sesuai dengan skenario Rusia dan oleh karena itu mengharuskan Putin untuk membuat keputusan yang sangat tidak populer untuk memobilisasi dan sangat membatasi hak-hak orang," tambahnya.
Sumber: Reuters