PSK Asing Ditangkap, Perkiraan Bertarif Hingga Rp4 Juta
Jum'at, 13/01/2017 15:59 WIB
Jakarta - Sebanyak 32 wanita warga negara asing yang ditangkap Direktorat Jenderal Imigrasi dan diduga bekerja sebagai pemadu karaoke plus Pekerja Seks Komersial (PSK), ternyata bertarif mulai dari Rp1,750.000 hingga Rp4.000.000.
Para warga asing itu, menurut Direktur Pengawasan dan Penindakan Keimgrasian Ditjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, Yurod Saleh, berusia 21 sampai 38 tahun itu diamankan dari sejumlah tempat hiburan di Jakarta Barat dan Utara serta di Bogor.
Selain mengamankan 32 WN asing itu, tim juga mengamankan sejumlah barang bukti. Mulai dari uang senilai Rp 5 juta, telepon genggam, seragam pemandu karoke, paspor hingga alat kontrasepsi. Para wanita WN asing yang diamankan ini diamankan merupakan PSK. "Kaitan dengan alat kontrasepsi, dapat diduga mereka PSK," ujar dia.
"Terhadap mereka ini diduga telah melakukan pelanggaran keimigrasian sesuai pasal 116 dan 122 huruf a. Penyidik mendalami masalahnya. Tidak lama kita akan menentukan bagaimana mereka ini," tutur Yurod.
Para perempuan yang diamankan, kata Yurod, datang menggunakan visa kunjungan dan visa on arrival yang sebetulnya bukan untuk lakukan kegiatan seperti ini. "Mereka menyalahgunakan izin tinggal itu. Ancaman pidananya maksimal 5 tahun," ujarnya.
Pun demikian, Yurod belum mau membeberkan lebih detail mengenai identitas mereka. Pun termasuk saat disinggung soal keterlibatan warga negara Indonesia dalam jaringan prostitusi asing. "Kita sedang dalami," tandas Yurod.
Pada Kamis (12/1) malam, tim pengawasan orang asing (timpora) Direktorat Jendral Imigrasi pada Kementerian Hukum dan HAM menangkap 32 orang itu, lima orang diketahui berkewarganegaraan Cina atau Tiongkok. Sementara sisanya, 11 wanita WN Vietnam, 5 orang asal kazakhstan, 5 orang asal Uzbekistan, 5 orang asal Maroko, dan seorang berasal dari Rusia.
TERKINI
Berbagai Peristiwa Bersejarah Tanggal 7 Juni dari Masa ke Masa
Mengapa Hari Peduli Sedunia Diperingati Setiap 7 Juni?
Mengapa Bulan Muharram Disebut Bulan Allah?
Teheran Kecam Serangan AS ke Iran, Sebut Langgar Gencatan Senjata