Kremlin: Ambisi Ukraina Gabung NATO Ancaman Bagi Rusia

Kamis, 15/09/2022 09:18 WIB

JAKARTA, Jurnas.com - Kremlin mengatakan, ambisi berkelanjutan Ukraina bergabung dengan aliansi pertahanan atlantik utara ( North Atlantic Treaty Organization/NATO)  menjadi ancaman bagi keamanan Rusia dan menyoroti perlunya Rusia melakukan "operasi militer khusus" di Ukraina.

Moskow menanggapi publikasi rancangan jaminan keamanan oleh kantor Presiden Volodymyr Zelenskyy pada Selasa yang menguraikan "aspirasi Ukraina untuk bergabung dengan NATO dan mendapat manfaat dari pengaturan pertahanan bersamanya".

Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov mengatakan Rusia memandang dokumen itu secara negatif, dengan mengatakan gagasan Ukraina bergabung dengan NATO adalah ancaman utama bagi Rusia.

"Ini sekali lagi menekankan relevansi dan kebutuhan mendesak bagi kita untuk memastikan keamanan kita sendiri dan kepentingan nasional kita sendir," kata Peskov dalam konferensi pers dengan media, dikutip dari Reuters.

Sebelum Rusia mengirim angkatan bersenjatanya ke Ukraina pada Februari, Moskow menuntut jaminan yang mengikat secara hukum bahwa Ukraina tidak akan pernah diterima dalam aliansi pertahanan transatlantik yang dipimpin Amerika Serikat (AS).

Kyiv dan Barat mengatakan Moskow menggunakan ini sebagai dalih, antara lain, untuk meluncurkan kampanye militer yang telah direncanakan sebelumnya terhadap Ukraina.

Dokumen sembilan halaman yang diterbitkan pada hari Selasa, paket rekomendasi tentang jaminan keamanan internasional untuk Ukraina, disiapkan oleh mantan Sekretaris Jenderal NATO Anders Fogh Rasmussen dan Andriy Yermak, kepala administrasi kepresidenan Zelenskyy.

Pada Selasa, Zelenskyy mengatakan paket - yang menyerukan negara-negara Barat untuk menyediakan sumber daya politik, keuangan, militer dan diplomatik untuk meningkatkan kemampuan Kyiv untuk mempertahankan diri di tahun-tahun sebelum bergabung dengan aliansi NATO - harus membentuk dasar keamanan baru. penyelesaian untuk Ukraina.

Proposal tersebut memicu kemarahan di Moskow, yang melihatnya sebagai memperkuat tekad Kyiv untuk bergabung dengan NATO dan strategi yang dapat membuka jalan bagi penyebaran lebih banyak persenjataan Barat di dekat perbatasannya.

Peskov pada hari Rabu juga mengkritik penggunaan dukungan Barat oleh Kyiv untuk menjamin keamanannya, dengan mengatakan Zelenskyy dapat meningkatkan keamanan Ukraina dengan segera menyerah pada tuntutan Rusia yang tidak ditentukan.

"Kepemimpinan Ukraina harus mengambil tindakan yang menghilangkan ancaman terhadap Rusia, dan mereka tahu betul tindakan apa yang harus dilakukan," katanya, tanpa memberikan rincian.

Sumber: Reuters

TERKINI
Negara dengan Pemain Naturalisasi Terbanyak di Piala Dunia 2026 Konsumsi Sayuran Ini untuk Bantu Proses Pencernaan Ini 8 Kuliner Khas Bulan Muharram di Indonesia 7 hobi yang Disebut Bisa Memperpanjang Umur, Benarkah?