Menko Luhut: MotoGP Mandalika Memberikan Multi Efek Perekonomian Lokal

Jum'at, 09/09/2022 19:51 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Manfaat yang didapatkan dari adanya gelaran MotoGP Mandalika pada November 2021 lalu. Gelaran MotoGP Mandalika itu, menjadi berkah pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) .

Hal itu, diutarakan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan dalam sambutannya secara virtual di acara Forum Investasi 5 Destinasi Super Prioritas di Labuan Bajo, NTT pada Jumat (9/9/2022). "Dari event MotoGP telah memberikan multiplayer effect efek bagi perekonomian lokal mencapai Rp606 miliar," katanya Luhut.

Luhut mengatakan, bahwa selama pagelaran MotoGP tersebut jumlah keterisian kamar mencapai 24.768 kamar. Selain itu, Ia juga mengatakan potensi penonton mencapai 100 ribu orang. "Kita mampu memenuhi kebutuhan 25 persen kebutuhan ini, dan menjadi contoh potensi yang perlu dicermati," bebernya.

Oleh sebab itu, Menko Luhut menerangkan saat ini pemerintah fokus terhadap pengembangan 5 DPSP bukan hanya sebagai destinasi pariwisata unggulan tetapi juga destinasi investasi prioritas. Kelima DPSP tersebut yaitu Danau Toba (Sumatera Utara), Borobudur (Jawa Tengah), Mandalika (NTB), Labuan Bajo (NTT), dan Likupang (Sulawesi Utara).

Luhut meminta kepada Menteri Investasi untuk menjaga kepercayaan kepada investor dan mendorong kemudahan berinvestasi dengan tetap memperhatikan lingkungan dan kearifan lokal.

"Kiranya Menteri Investasi dan Keepala Daerah agar dapat memfasilitasi percepatan realisasi investasi, meningkatkan promosi investasi dan memberikan pemberian insentif kepada para investor yang akan masuk," kata Luhut.

Tidak hanya Menteri Investasi bersama kepala daerah, menurutnya, Luhut juga meminta kepada Menteri pariwisata untuk meningkatkan promosi pariwisata dan menyelenggarakan event secara masih.

"Kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif agar meningkatkan promosi pariwisata dan menyelengarakn event secara masih, melakukan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan memperkuat tata kelola destinasi," katanya.

Adapun Luhut mengatakan bahwa realisasi investasi pariwisata dan ekonomi kreatif mencapai Rp 5,31 triliun pada 2020 hingga Q1-2022. Selain itu, Luhut mengatakan bahwa skor Travel and Tourism Development Index Indonesia meningkat dari 4,2 ke 4,4

TERKINI
DPR RI Pertegas Tambahan Biaya Haji Harus Ditanggung Negara Menko Muhaimin Ajak Puluhan Media Homeless Kolaborasi untuk Pemberdayaan Ketua KNAI Pablo Benua Bantu 1M Bangun Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Timur Fraksi PKB: Politik Energi Harus Berpihak Pada Rakyat