Bisnis Ritel di Inggris Alami Rebound sepanjang Juli

Jum'at, 19/08/2022 21:23 WIB

London, Jurnas.com - Bisnis ritel di Inggris secara mengejutkan mengalami kenaikan pada Juli lalu. Kendati demikian, data menunjukkan bahwa kepercayaan konsumen masih berada pada level rekor terendah, karena Inggris menuju resesi.

Kantor Statistik Nasional (ONS) menyebutkan, penjualan berdasarkan volume naik 0,3 persen bulan lalu menyusul sedikit penurunan pada Juni sebelumnya.

"Pembelian daring didorong oleh berbagai penawaran dan promosi," jelas Direktur Statistik Ekonomi ONS, Darren Morgan dikutip dari AFP pada Jumat (19/8).

"Namun, penjualan bahan bakar turun dengan beberapa bukti yang menunjukkan cuaca yang sangat panas berarti lebih sedikit orang yang bepergian," lanjut dia.

Morgan menambahkan bahwa penurunan lain dalam penjualan pakaian dan barang-barang rumah tangga mengindikasikan "konsumen mengurangi karena kenaikan harga dan kekhawatiran seputar keterjangkauan dan biaya hidup".

Data terpisah yang dirilis hari ini juga menunjukkan bahwa kepercayaan konsumen Inggris pada rekor terendah akibat inflasi, dan Inggris yang akan menuju resesi.

"Dengan headline demi headline mengungkapkan rekor inflasi yang mengikis daya beli rumah tangga, tekanan pada keuangan pribadi banyak orang di Inggris mengkhawatirkan," kata Joe Staton, direktur strategi klien di GfK.

Indeks Keyakinan Konsumen turun tiga poin pada Agustus menjadi -44, level terendah sejak pencatatan dimulai pada 1974.

Bank of England memperkirakan ekonomi Inggris akan jatuh ke dalam resesi pada akhir tahun, karena konsumen berjuang dengan melonjaknya harga energi dan pangan.

Inflasi Inggris berada di atas 10 persen, level tertinggi dalam 40 tahun, memicu kenaikan besar suku bunga BoE yang pada gilirannya semakin membebani konsumen.

ONS menambahkan bahwa pembayaran bunga atas utang pemerintah Inggris melonjak lebih dari 63 persen pada Juli dari tahun sebelumnya menjadi £5,8 miliar.

"Sejak pertengahan 2021, biaya pembayaran utang pemerintah pusat telah meningkat pesat," ujar dia.

TERKINI
Lima Air Rebusan yang Ampuh Hancurkan Lemak Perut Ini Hobi yang Sangat Dilarang dalam Agama Islam, Apa Saja? Tiga Gunung Paling Angker di Jawa, Tidak Cocok untuk Anda yang Penakut Alasan 19 April Ditetapkan Sebagai Hari Hansip Nasional, Ini Sejarahnya