Transit Minyak Rusia Disetop Melalui Pipa Druzhba ke Eropa Tengah

Rabu, 10/08/2022 06:04 WIB

JAKARTA, Jurnas.com - Pasokan minyak Rusia ke tiga negara Eropa melalui Ukraina telah dihentikan karena pembayaran transit tidak dapat diproses dampak dari sanksi.

Operator pipa negara Rusia, Transneft mengatakan pengiriman dihentikan melalui cabang selatan pipa minyak Druzhba, yang mengalir melalui Ukraina ke Republik Ceko, Slovakia, dan Hongaria.

"Pada 4 Agustus, pengiriman minyak Rusia melalui wilayah Ukraina dihentikan," kata operator pipa minyak itu dalam sebuah pernyataan, Selasa (9/8).

Transneft menjelaskan, pihak Ukraina menghentikan transportasi minyak karena tidak menerima dana untuk layanan tersebut. Namun, pengiriman ke Polandia dan Jerman melalui Belarusia berlanjut seperti biasa.

Juru bicara kilang Slovakia Slovnaft, Anton Molnar mengkonfirmasi bahwa pengangkutan minyak melalui pipa Druzhba telah ditangguhkan selama beberapa hari. Namun, ia mengatakan bahwa kilang Bratislava perusahaan beroperasi dan memasok pasar.

"Menurut informasi kami, ada masalah teknis di tingkat bank sehubungan dengan pembayaran biaya transit dari pihak Rusia," kata Molnar dalam sebuah pernyataan.

Molnar juga mengatakan bahwa Slovnaft telah memulai pembicaraan dengan Ukraina dan Rusia tentang kemungkinan MOL kilang Hungaria dan Slovnaft membayar biaya transit, yang akan memungkinkan dimulainya kembali pasokan minyak.

Sementara itu, Linda Vaskovicova, kepala kantor CEO Transpetrol pengangkut minyak Slovakia, mengatakan kepada kantor berita lokal TASR, "Kami dapat mengonfirmasi bahwa pengangkutan minyak melalui pipa Druzhba melalui wilayah Republik Slovakia saat ini ditangguhkan."

Hungaria adalah salah satu negara yang paling bergantung pada minyak Rusia, dan pemerintahnya telah melobi keras untuk mendapatkan pembebasan dari sanksi Uni Eropa yang lebih luas terhadap Moskow.

Hungaria dapat mengimpor minyak melalui pipa Adria yang menghubungkan terminal minyak Omisalj di Kroasia ke kilang Duna di Hungaria, tetapi kapasitas rute terbatas dan pengiriman jauh lebih mahal daripada melalui Druzhba.

Pilihan Slovakia untuk impor minyak alternatif bahkan lebih terbatas, karena harus mengimpor minyak melalui Hungaria.

Transneft mengatakan, di bawah sanksi baru, bank-bank Eropa harus menerima persetujuan dari otoritas pemerintah yang relevan alih-alih memutuskan sendiri apakah akan mengizinkan transaksi.

Dikatakan regulator Eropa belum memutuskan algoritma untuk semua bank, yang memperumit transaksi. Transneft sedang mempertimbangkan sistem pembayaran alternatif, tetapi telah mengirim permintaan agar transaksi diizinkan, kata monopoli pipa.

Sejak Presiden Rusia, Vladimir Putin mengirim pasukan ke Ukraina, Washington dan Brussels telah memukul Moskow dengan sanksi yang belum pernah terjadi sebelumnya, memotong Rusia dari lembaga keuangan internasional.

Uni Eropa telah berupaya mengurangi ketergantungannya pada sumber daya energi Rusia dan telah setuju untuk melarang lebih dari dua pertiga impor minyak Rusia.

Amerika Serikat (AS) melarang minyak dan gas Rusia beberapa hari setelah dimulainya kampanye militer Rusia pada 24 Februari.

Sumber: Al Jazeera

TERKINI
CENTOM Sebut Hampir 400 Tentara AS Terluka dalam Perang Iran Tanda Tubuhmu Perlu Detoks Media Sosial, Baik untuk Mental Vidic Nilai Carrick Sosok yang Tepat Tangani Manchester United Kualitas Sperma Capai Puncak di Musim Panas, Benarkah Pengaruhi Kesuburan?