Menagih Pesawat Ramah Disabilitas Dan Lansia

Senin, 09/01/2017 19:06 WIB

Jakarta - Anggota komisi V DPR fraksi Gerindra,  Nizar Zahro meminta perusahaan jasa traansportasi udara memiliki empati terhadap kepentingan konsumen disabilitas dan lansia. Sehingga, kata dia, maskapai tidak mengandalkan tenaga para pramugari menggendong penumpang penderita disabilitas dan lansia saat naik atau turun dari pesawat.

Nizar mengungkapkan pesawat ramah penderita disabilitas dan lansia merupakan amanat konstitusi.

"Undang-Undang nomor 8 tahun 2016 tentang penyandang disabiltas agar lebih mengutamakan penyandang disabilitas baik itu di pesawat atau transportasi Publik lainnya," ujar Nizar kepada Jurnas.com di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (9/1/2016).

Nizar berharap pesawat melengkapi pelayanannya dengan alat bantu bagi penumpang tidak biasa. Diantaranya, kursi roda tandu orang sakit serta sejumlah perangkat penopang keselamatan penumpang lainnya.

"Masih belum maksimal pelayanan untuk disabilitas mas harus di tingkatkan lebih maksimal lagi," paparnya.

Sebelumnya, beredar foto pramugari Garuda bernama Vera menggendong seorang penumpang lansia turun dari pesawat. Aksi pramugari tersebut meramaikan khalayak media sosial pada Sabtu kemarin (7/1/2017).

Diketahui, aksi Vera dilakukan karena karena tidak adanya alat bantu untuk menurunkan si nenek dari badan pesawat setibanya di Bandara.

TERKINI
Perbedaan Amnesia dan Demensia yang Sering Dianggap Sama Putin: Elit Globalis Barat Jadi Biang Kerok Krisis Berdarah di Ukraina Inggris Perluas Sanksi Permukiman Ilegal Israel Gunung Puntang, Pesona Alam dengan Jejak Sejarah Panjang