Presiden Jokowi Tuturkan Pertemuan Khusus dengan Vladimir Putin

Jum'at, 29/07/2022 23:35 WIB

Bogor, Jurnas.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu elemen-elemen relawan di Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat pada Jumat (29/7/2022) siang.

Ketua Umum Arus Bawah Jokowi (ABJ) Michael Umbas menyebut diskusi relawan dengan Jokowi berlangsung santai.

“Pertemuan dengan beberapa pimpinan relawan ini sudah lama diagendakan, tetapi baru terealisasi,” kata Umbas dalam keterangannya.

Umbas menuturkan, Presiden Jokowi memaparkan mengenai kondisi ekonomi global, termasuk krisis pascaperang Rusia dan Ukraina.

Walau perekonomian Indonesia cukup bagus, bahkan menjadi salah satu yang terbaik di dunia, Presiden mengingatkan ancaman resesi perlu menjadi perhatian.

“Presiden berharap relawan tetap solid dan membantu pemerintah. Intinya, Presiden tetap fokus untuk menjaga dan mencermati semua kondisi global yang berpeluang berdampak ke Indonesia,” ujar Umbas.

Kepada para relawan, lanjut Umbas, Presiden Jokowi  menceritakan pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Kremlin, Kamis (30/6/2022).

Menurut Umbas, Presiden cukup terkejut dengan ukuran meja dalam pertemuan dengan Putin tersebut.

“Presiden ceritakan pengalaman bertemu Vladimir Putin. Pak Jokowi kaget dengan meja kecil yang disiapkan, karena membuat jarak dengan Putin begitu dekat. Ini menggambarkan Indonesia dihormati. Saat berbincang dengan Putin pun, pak Jokowi menilai Indonesia disegani,” tutur Umbas.

“Secara diplomasi internasional, pertemuan pak Jokowi dengan Putin membuat Indonesia cukup diperhitungkan. Jadi, pertemuan pak Jokowi dengan Putin dan sebelumnya Zelensky (Presiden Ukraina) ingin memastikan perang untuk berhenti. Kami optimistis ini didengar. Meski, progres bertahap,” imbuhnya.

Saat bertemu dengan relawan, Jokowi menekankan pentingnya sikap ojo kesusu atau tidak terburu-buru terkait penentuan dukungan untuk Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024.

“Beliau berpesan untuk relawan ojo kesusu. Beliau pertegas lagi untuk relawan tidak langsung terlibat politik praktis dulu soal capres (calon presiden). Pak Jokowi minta relawan lebih cenderung untuk bekerja membantu pemerintah,” tandas Umbas.

TERKINI
Kebiasaan Buruk yang Bisa Menyebabkan Paru-paru Basah Bolehkah Meminta Kematian Saat Ditimpa Ujian Berat? Ini Hukum Pamer Kekayaan atau Flexing dalam Islam Inilah Ciri-Ciri Mukmin Sejati Menjelang Kematian