KPK Buka Penyelidikan Dugaan Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa DPR

Jum'at, 22/07/2022 21:48 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka penyelidikan baru terkait dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia.

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Karyoto tak menampik adanya penyelidikan dugaan korupsi tersebut. Hanya saja, ia enggan menjelaskan lebih jauh.

"Yang di DPR saya kembali masih pegang komitmen nih, kalau masih proses penyelidikan tentunya kita tidak akan mau ekspose," kaya Karyoto di Gedung KPK Jakarta, Jumat (22/7).

KPK pun telah memanggil beberapa pihak untuk dimintai klarifikasi terkait dugaan korupsi ini. Namun, ia tidak membeberkan secara detail siapa saja pihak yang telah dipanggil oleh KPK.

"Kalau ekspose kan ada pihak-pihak yang hanya dipanggil sebagai saksi atau masih belum saksi ya. Kalau dalam penyelidikan belum saksi ya, pihak-pihak yang dipanggil untuk dimintai keterangan klarifikasi," ujarnya.

Sebab, Karyoto menjelaskan, KPK menghargai asas-asas individual dari setiap pihak-pihak yang telah diminta untuk klarifikasi terkait penyelidikan ini.

"Jangan sampai lah nanti kalau orang yang belum tahu kira-kira siapa nanti sudah di wawancarai ini itu dan tentunya kita menghargai azas-azas individual tentunya ini kita menghargai," kata dia.

TERKINI
Menyusul Soekarno Hatta, Bandara Halim dan Radin Inten II Ditutup Sementara Geger Dentuman di Bandung Raya, BMKG Pastikan Bukan dari Aktivitas Gempa Anak-anak dan Jurnalis Diserang di Taman Bermain Tepi Barat Iran Kecam Serangan AS terhadap Tiga Kapal Tanker Minyak