Selasa, 19/07/2022 15:53 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir khawatir distribusi BBM subsidi Pertamina tidak tepat sasaran. Alih-alih bukan digunakan oleh nelayan, justru dipakai oleh korporasi atau perusahaan. "Jangan sampai (solar bersubsidi) disalurkan, bukan buat nelayan tapi dipakai buat orang lain, akhirnya BBM bersubsidi dipakai (korporasi) yang besar-besar lagi," ungkap Erick Thohir, Selasa (19/7/2022).
Lebih lanjut Erick menegaskan, komitmennya untuk mengoptimalkan seluruh kanal distribusi, baik daring maupun luring. Hal ini akan berdampak signifikan bagi peningkatan penyerapan hasil nelayan.
Erick Thohir mengingatkan, bahwa nelayan memegang peran penting bagi masa depan ekonomi dan kedaulatan pangan bangsa. Dia mencatat 54% asupan protein nasional merupakan kontribusi nelayan melalui produk ikan dan makanan laut lainnya.
Karena itu dia siap membangun ekosistem perikanan Indonesia lewat kolaborasi antara BUMN, Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Kelautan dan Perikanan, hingga Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI). Erick juga bakal mendorong BUMN seperti Himbara, Perindo, Perinus, hingga PNM untuk terlibat dalam ekosistem tersebut.
Jelang Final, Bek Spanyol Tuding Argentina Pakai Trik Kotor
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Tembus 5.069 Jiwa
Ini 5 Tips Cepat Menghafal Juz 30 yang Cocok untuk Orang Sibuk
Dia juga ingin para nelayan mulai mencari opsi lain dalam mencari ikan, salah satunya lewat budidaya. Hal ini sebagai alternatif dan langkah antisipatif dalam pencarian ikan di laut yang kerap diliputi ketidakpastian tangkapan.
Keyword : Erick ThohirBBM subsidinelayankorporasi