Senin, 02/01/2017 20:33 WIB
BADGHAD - Irak kembali menjadi target kelompok Islam radikal ISIS. Belum genap dua hari sejak serangan di Ibu Kota Baghdad yang menewaskan 29 orang, kali ini, Senin (2/1) Baghdad kembali diguncang bom mobil, yang meledak di sebuah pasar. Adapun ledakan ini tidak hanya beberapa jam setelah Presiden Perancis, Francois Hollande tiba di Irak.
Kepolisian setempat mengatakan pelaku bom bunuh diri yang mengendarai truk menargetkan serangannya pada keramaian pasar. Sedikitnya 24 orang tewas dan 67 lainnya luka-luka atas serangan biadab tersebut.
Sementara itu, dikutip dari ITV, kelompok Islam radikal ISIS langsung mengklaim bertanggung jawab atas serangan ini, sekaligus menjadi catatan teror ketiga dalam satu minggu terakhir.
Perdana Menteri Irak, Haider al-Abadi mengungkapkan para teroris masi berkeliaran di sekitar masyarakat, dengan berpura-pura menjadi buruh, supir, dan lain sebagainya. Dengan demikian, warga diharapkan tetap waspada.
Irak Kecam Keras Serangan Drone ke Kedubes AS di Baghdad
Pelayat Kutuk Pelaku Bom Bunuh Diri di Masjid Syiah Pakistan
Kenapa Irak Dijuluki Negeri 1001 Malam?
“Kami meminta semua pihak untuk turut serta memusnahkan aksi terorisme di negara ini,” ujar Abadi dalam konferensi pers bersama Presiden Hollande.
Keyword : Bom Bunuh Diri Baghdad