Jum'at, 30/12/2016 17:50 WIB
Jakarta - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Sirodj angkat bicara soal keberadaan Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China di Indonesia. Pasalnya, TKA asal China yang bekerja di Indonesia meliputi pekerja kasar.
"Kalau kerja kasar kan tetangga saya juga bisa semuanya," ujar Said di kantor PBNU jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Jumat sore (30/12/2016).
Said menilai kedatangan mereka merupakan ancaman. Bagi Said, mereka berpotensi mengambil lahan masyarakat pekerja Indonesia.
"Ya pasti dong," tegasnya.
Gus Salam Temui Menag RI, Ada Pesan Penting Untuk NU
Survei Kandidat Ketum PBNU, Kiai Imam Jazuli Ungguli Gus Yahya
KPK Sebut Petinggi PBNU Diduga Jadi Perantara Korupsi Kuota Haji
Said membayangkan pekerja asing asal Negeri Tirai Bambu tersebut terdiri dari mereka yang memiliki keahlian lebih dengan bidang pekerjaan khusus.
"Kita saja banyak pengangguran kok. Dari kira saja masih banyak yang nganggur kok masa orang asing suruh kerja. Kecuali kalau ada proyek yang membutuhkan keahlian tertentu enggak ada yang bisa kecuali dia orang mereka ya lain lah," jelasnya.
Keyword : PBNU KH Said Aqil Sirodj