Fahri Hamzah Sebut Ada Transaksi Haram di Ruang Gelap untuk Tiket Pilpres 2024

Senin, 06/06/2022 17:29 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Politisi Partai Gelora Indonesia, Fahri Hamzah mengkritik pelaku elit bisnis yang tengah gencar-gencarnya mendekati partai politik (Parpol), untuk membeli tiket kontestasi pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

Dia tegaskan, hal ini menjadi penyakit berbangsa yang bisa memunculkan kebingungan elit partai untuk menjadi calon presiden (Capres).

Bahkan, lewat akun Twitter pribadinya @Fahrihamzah yang dikutip media, Senin (6/6) Wakil Ketua Umum DPN Partai Gelora Indonesia ini juga melontarkan perkataan ada transaksi haram di `ruang gelap`, antara elit bisnis dengan elit Parpol.

“Bagian dari penyakit kita berbangsa adalah para elit tidak memahami gambar besar dari persoalan, sehingga muncul kebingungan. Elite Parpol bingung bagaimana menjadi capres, adapun elit bisnis ingin berkuasa dengan membeli tiket Parpol. Terjadilah transaksi haram di ruang gelap!” tulis Fahri.

Mantan Wakil Ketua DPR RI ini menyebutkan, di negara yang demokrasinya mapan dan elitnya mengerti gambar besar persoalan, elit politik fokus menyiapkan perangkat pengetahuan dan berangkat kerja untuk memimpin bangsanya ke arah yang lebih baik. Sementara politik, sebagai pusat pengembangan ilmu dan kepemimpinan sangat menonjol.

“Elite bisnisnya sibuk memikirkan bagaimana agar perangkat riset dan pengetahuan yang ada menjadi peluang bisnis, untuk menciptakan inovasi baru yang mengekspansi pasar dalam negeri ke seluruh dunia sehingga mereka dapat berkontribusi melalui pajak kepada negara!,” demikian Fahri Hamzah.

 

 

 

TERKINI
NRC Sebut Gencatan Senjata Lebanon `Momen Harapan` bagi Warga Sipil Fellowship Tanoto Foundation Cohort Dibuka, Ini Kriteria dan Jadwalnya PGRI Desak Pemerintah Buka CPNS Guru dan Setop Skema PPPK Myanmar Beri Amnesti untuk 4.335 Tahanan, Termasuk Suu Kyi