Kenang Buya Syafii Maarif, Nadiem: Ulama dan Cendekiawan Bijaksana

Jum'at, 27/05/2022 17:25 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim menyampaikan belasungkawa atas wafatnya cendekiawan sekaligus mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Buya Syafii Maarif.

Nadiem mengatakan, kepergian anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) itu merupakan kehilangan besar bagi bangsa Indonesia.

"Keluarga besar Kemdikbudristek berbelasungkawa atas wafatnya Buya Syafii Maarif. Bangsa Indonesia telah kehilangan salah satu tokoh bangsa yang sangat berjasa dalam penanaman nilai-nilai Pancasila melalui keteladanannya," kata Nadiem di Jakarta pada Jumat (27/5).

Menteri Nadiem meyakini karakter Buya Syafii perlu diteladani generasi muda. "Beliau dikenal sebagai ulama dan cendikiawan yang bijaksana dan sederhana serta konsisten dalam mengawal toleransi dan inklusi," ujar dia.

Pesan Buya Syafii yang terus menerus didorong Kemdikbudristek adalah untuk membumikan Pancasila. Menurut Nadiem, Buya Syafii mengingatkan bahwa upaya membumikan Pancasila memerlukan gotong royong semua pihak, utamanya generasi muda.

"Untuk itulah Kemdikbudristek menghadirkan Kurikulum Merdeka sehingga mata pelajaran Pendidikan Pancasila bisa dipelajari melalui praktik dan pembelajaran berbasis projek. Sehingga anak-anak kita dapat langsung mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila," tutup Mendikbudristek.

TERKINI
Jangan Langsung Dibuang, Kulit Buah Naga Ternyata Punya Khasiat Rahasia Berbagai Peristiwa Bersejarah Tanggal 17 Juli dari Masa ke Masa Tumbang di Semifinal, Berapa Nilai Skuad Timnas Inggris? Sejarah Singkat Hari Lahir Saka Bakti Husada 17 Juli dan Maknanya