Uni Emirat Arab Siaga Cacar Monyet

Senin, 23/05/2022 10:59 WIB

JAKARTA, Jurnas.com - Kementerian Kesehatan dan Pencegahan (MoHAP) Uni Emirat Arab (UEA) mengatakan, sistem perawatan kesehatan disiapkan untuk setiap potensi penyebaran cacar monyet.

Dikutip dari Alarabiya News, MoHAP juga sedang menyelidiki dan memantau kasus-kasus yang dicurigai, tetapi tidak mengatakan apakah ada kasus yang telah dikonfirmasi di UEA.

Ini mengeluarkan surat edaran untuk semua pekerja medis di negara itu yang meminta mereka untuk melaporkan kasus yang dicurigai kepada pihak berwenang, kantor berita resmi WAM melaporkan.

Tetangga Arab Saudi pada Sabtu mengeluarkan pernyataan serupa dari kementerian kesehatannya, membenarkan bahwa Kerajaan telah mengeluarkan pedoman untuk petugas kesehatan dan mengatakan bahwa semua tes yang diperlukan tersedia.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Lebih dari 80 kasus penyakit virus telah terdeteksi dalam beberapa hari terakhir, dan 50 kasus potensial lainnya sedang dipantau.

Penyakit ini dapat menyebabkan gejala termasuk demam dan nyeri, dan sering disertai dengan ruam yang khas.

Hal ini umumnya menyebar melalui kontak kulit-ke-kulit dan diyakini berasal dari Afrika barat.

Kebanyakan orang sembuh total dari cacar monyet dalam dua sampai empat minggu, tetapi penyakit ini memiliki tingkat kematian sekitar satu persen.

Berita kasus cacar monyet telah memicu kekhawatiran akan pandemi setelah COVID-19 menyebabkan gangguan luas pada ekonomi global dan menewaskan jutaan orang.

Namun, cacar monyet jauh lebih tidak menular daripada COVID-19, dan seharusnya lebih mudah dibendung daripada virus SARS-CoV-2 di udara.

Israel mendeteksi kasus pertamanya pada hari Sabtu, bergabung dengan Inggris, Prancis, Jerman, Belgia, Italia, Portugal, Spanyol dan Swedia, Amerika Serikat, Kanada, dan Australia.

TERKINI
Zulhijah atau Dzulhijjah, Mana yang Benar? Ini Penjelasannya Resmi! 1 Zulhijjah 1447 H Ditetapkan 18 Mei 2026, Iduladha 27 Mei Lima Museum Tertua di Dunia, Ada yang Berdiri Sejak Ribuan Tahun Lalu Peringatan Hari Museum Internasional Setiap 18 Mei, Ini Sejarahnya