Selasa, 17/05/2022 16:03 WIB
Jakarta, Jurnas.com- Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mengerahkan tim traffic accident analysis (TAA) untuk menyelidiki kasus kecelakaan bus pariwisata di Tol Surabaya-Mojokerto. Diketahui, kecelakaan maut yang menewaskan 14 orang penumpang itu terjadi pada Senin, 17 Mei 2022 kemarin.
"Mabes Polri melalui Korlantas Polri telah mengirim tim TAA atau Traffic Accident Analysis untuk back-up Polda Jawa Timur dalam rangka menyelidiki kasus," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Ahmad Ramadhan, Selasa (17/5/2022).
Lanjut Ramadhan, dari hasil pemeriksaan sementara bus tidak mengalami over load lantaran hanya berisi 34 orang dari kapasitas 37 penumpang. Selain itu, sopir bus pengganti berinisial AF terindikasi menggunakan narkoba jenis sabu dari pemeriksaan tes urine. Polisi juga telah mengambil sampel darah AF untuk dibawa ke Laboratorium Forensik (Labfor).
"AF, sopir pengantin sopir utama dan saat kecelakaan bus ini baru melaju sejauh 17 KM dari rest area. Diketahui, AF tidak memiliki SIM sehingga kita akan cari statusnya apakah yang bersangkutan sopir cadangan atau kernet," tukas Ramadhan.
Volume Lalu Lintas Tol Sumo Nail 25 Persen Menjelang Lebaran
Sebuah Bus Pariwisata Bawa 58 Anak TK Terbakar di Tol, Ini Kronologisnya
Diberitakan sebelumnya, sebuah bus mengalami kecelakaan tunggal saat melintas di KM 712+400 jalur A Tol Surabaya-Mojokerto pada Senin, 16 Mei 2022 pagi tadi sekitar pukul 06.15 WIB. Total korban meninggal dunia akibat kecelakaan ini mencapai 14 orang dan sudah dimakamkan.
Kasat PJR Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Timur, AKBP Dwi Sumrahadi mengatakan kecelakaan ini bermula saat bus dengan nomor polisi S 7322 UW yang dikemudikan Ade Firmansyah itu berangkat dari Yogyakarta menuju Surabaya dengan kecepatan sedang di jalur lambat.
Keyword : Tim TAA Bus Pariwisata Tol Surabaya