Selasa, 27/12/2016 12:45 WIB
Beijing - Cina menyatakan akan mempercepat pengembangan industri luar angkasa, untuk mengejar target 2018, yakni menjadi negara pertama yang mendarat dengan mulus di sisi jauh bulan, dan penyelidikan di Mars pada 2020 mendatang.
Cina memang getol dalam industri luar angkasa yang bertujuan untuk keamanan nasional, kebutuhan komunikasi, hingga riset ilmiah. “Kekuatan di luar angkasa merupakan mimpi yang tidak dapat ditolak,” demikian pernyataan pemerintah melalui selebaran yang dirilis oleh kantor informasi kabinet Cina.
Meskipun Rusia dan Amerika telah berpengalaman dalam mengarungi angkasa luar, Cina yang didukung militer tetap bergerak secara progresif dan membuat kemajuan dalam waktu relatif singkat. Sejak melakukan misi ruang angkas pertama pada 2003 silam, Cina sukses mendaratkan astronot pertama pada 2013.
Pengalaman Cina dalam menjelajah Mars untuk pertama kali juga tengah dipersiapkan, untuk diluncurkan pada 2020. Perjalanan ke Mars akan membawa tanah dari Planet Merah tersebut sebagai bagian dari pencarian asal-usul tata surya.
Kemenhaj Pastikan Distribusi Daging Dam Tepat Sasaran
John Herdman Sebut Marselino Ferdinan Pemain Istimewa
100.268 Jemaah Haji Indonesia Selesaikan Dam, 26 Persen di Tanah Air
Keyword : Cina Ruang angkasa Mars