Minggu, 25/12/2016 08:34 WIB
Istanbul - Turki melakukan penyelidikan kepada 10.000 orang yang diduga melakukan aktivitas teror di dunia maya atau menghina pejabat pemerintah di media sosial.
Menurut Kementerian Dalam Negeri setempat, penyelidikan adalah bagian dari perang melawan terorisme yang terjadi di mana-mana, "termasuk di jejaring sosial," dalam pernyataan kementerian itu dilansir AFP.
Erdogan : Era Tunduk Pada Tekanan Barat Sudah berakhir
Sutradara Uyanis Ditahan Polisi Turki
PBB Sesalkan Pemulangan Warga Turki oleh Myanmar
Keyword : Krisis Turki