Rabu, 06/04/2022 11:32 WIB
Washington, Jurnas.com - Pembuat chip Amerika Serikat, Intel Corp mengatakan menangguhkan operasi bisnis di Rusia. Perusahaan tersebut bergabung dengan banyak perusahaan untuk keluar dari negara itu setelah invasi ke Ukraina.
Perusahaan, yang telah menangguhkan pengiriman ke pelanggan di Rusia dan Belarus bulan lalu, mengatakan telah menerapkan langkah-langkah kesinambungan bisnis untuk meminimalkan gangguan pada operasi globalnya.
"Intel terus bergabung dengan komunitas global dalam mengutuk perang Rusia melawan Ukraina dan menyerukan kembalinya perdamaian dengan cepat," kata perusahaan itu, dikutip dari Reuters.
International Business Machines Corp sebelumnya menangguhkan pengiriman karena Ukraina mendesak perusahaan komputasi awan dan perangkat lunak AS untuk memutuskan hubungan dengan Rusia.
Pendiri Yandex Arkady Volozh Kecam Invasi Rusia ke Ukraina
Pemimpin Kristen Ortodoks Ukraina Jadi Tahanan Rumah karena Dukung Invasi Rusia
Presdien Putin Sebut Perang sebagai Pertempuran untuk Kelangsungan Hidup Rusia
Server dari IBM, Dell Technologies, dan Hewlett Packard Enterprise Co menguasai pasar di Rusia, di mana perusahaan dan lembaga pemerintah mengandalkan teknologi yang dikembangkan oleh Barat sebagai dasar untuk sistem TI yang dimiliki dan dioperasikan.