Menhan Rusia Muncul Kembali Setelah 2 Pekan Menghilang

Sabtu, 26/03/2022 19:52 WIB

MOSKOW, Jurnas.com - Menteri Pertahanan Rusia, Sergei Shoigu muncul kembali di tayangan televisi yang disiarkan Sabtu (26/3), setelah tak terlihat selama dua minggu dari pandangan memicu pertanyaan dari wartawan.

Kementerian Pertahanan Rusia menerbitkan sebuah video yang menunjukkan Shoigu, sekutu Presiden Vladimir Putin, memimpin pertemuan tentang anggaran senjata Rusia.

Tidak ada tanggal yang menyertai gambar di televisi pemerintah tetapi Shoigu mengacu pada pertemuan kementerian keuangan yang dilaporkan kantor berita Rusia berlangsung pada Jumat (25/3).

Menteri mengatakan pesanan senjata dan pasokan sedang berlangsung seperti yang direncanakan "meskipun kesulitan yang kita alami hari ini" dari sanksi internasional yang dikenakan pada Rusia atas aksi militernya di Ukraina.

Pada Kamis (24/3), Kremlin merujuk pada percakapan antara menteri dan Putin pada kesempatan laporan tentang perkembangan "operasi militer khusus" pada pertemuan dewan keamanan Rusia, menepis spekulasi tentang ketidakhadiran Shoigu yang berkepanjangan.

Shoigu dilaporkan terakhir muncul di depan umum pada 11 Maret meskipun peran utamanya dalam operasi militer Rusia di Ukraina.

Beberapa laporan media Rusia berspekulasi bahwa dia mungkin memiliki masalah kesehatan.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov berusaha untuk meredam desas-desus seperti itu, dengan mengatakan kepada wartawan: "Menteri pertahanan memiliki banyak hal yang harus diurus saat ini. Ada operasi militer khusus yang sedang berlangsung.

"Ini bukan saatnya untuk aktivitas media," tambahnya.

Shoigu yang berusia 66 tahun itu sering tampil dalam siaran televisi negara dan telah difilmkan melakukan ekspedisi ke padang gurun Siberia dengan Putin.

Sumber: AFP

TERKINI
Sekjen Golkar Resmi Luncurkan Buku Kekuasaan Yang Menolong Hari Kartini 21 April 2026 Apakah Libur Nasional? Ini Penjelasan Resminya Legislator Golkar: Harga BBM Subsidi Tak Naik, Daya Beli Tetap Terjaga KPK Serahkan Barang Rampasan Senilai Rp3,52 Miliar ke Lemhannas