Era Digital Tantangan Berat Dunia Pers Indonesia

Senin, 19/12/2016 00:05 WIB

Jakarta - Era digital dalam perkembangan pers di Indonesia menjadi salah satu tema pembahasan dalam acara Hari Pers Nasional (HPN) 2017 dan Ulang Tahun ke-71 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

Ketua Umum HPN 2017 dan Ulang Tahun ke-71 PWI Muhamad Ihsan mengatakan, tantangan era digital sangat terasa bagi perusahaan pers atau media cetak, karena berpengaruh terhadap pendapatan dari iklan.

"Karena era digital salah satu tantangan berat dunia pers di Indonesia yang harus dihadapi, terutama bagi media cetak," kata Ihsan, seperti dilansir Antara, di Banjarmasin, Minggu (18/12).

Sebab, kata Ihsan, pangsa pasar dunia periklanan pada era digital banyak beralih dari media cetak. Ia mencontohkan, belangkangan ini banyak melalui Google dan Youtube, sehingga mempengaruhi iklan-iklan pada media cetak.

"Kita tidak membiarkan terjadi kesan monopoli dunia periklanan yang berdampak melemahnya perusahaan pers, terutama media cetak di Indonesia, dan pada gilirannya perusahaan pers di negeri ini menjadi pudar," lanjutnya.

"Oleh sebab itu, perlu pengaturan periklanan tersebut agar tidak memudarkan dunia pers di Indonesia karena kekurangan pendapatan dari iklan," demikian Ihsan.

Kehadiran Ihsan di Banjarmasin mewakili Ketua Umum Pengurus Pusat untuk memberikan wejangan kepada peserta Rakernas SIWO-PWI yang berlangsung di Hotel Grend Mantari Banjarmasin, 16-18 Desember 2016.

Sedangkan puncak peringatan HPN 2017 direncanakan di Kota Ambon, ibukota Provinsi Maluku, yang sebagaimana biasa setiap tahun dijadwalkan Februari.

TERKINI
20 April 2026: Cek Daftar Peringatan Hari Ini Liam Delap: Chelsea Tak Pantas Kalah dari Manchester United Caicedo: Chesea Belum Menyerah Kejar Tiket Liga Champions Dua Assist Lagi, Bruno Fernandes Akan Ukir Sejarah Baru di Premier League