Selasa, 08/03/2022 23:05 WIB
London, Jurnas.com - Liga Inggris mengakhiri kontrak dengan kanal TV Rusia, Rambler (Okko Sport), di tengah invasi Moskow terhadap Ukraina yang memakan 474 korban tewas sejauh ini.
Pembatalan kontrak dengan Rambler milik Sberbank itu dilaksanakan dalam rapat pemegang saham di London pada Selasa (8/3), sebagaimana dikutip dari Goal.
Kemitraan Liga Premier dengan kanal Rusia itu seyogyanya akan berjalan hingga akhir musim 2021/2022. Namun 20 klub di divisi tersebut telah menyetujui penangguhan di tengah konflik yang sedang berlangsung di Ukraina.
"Liga sangat mengutuk invasi Rusia ke Ukraina," demikian keterangan Liga Inggris.
Cedera Kronis, De Ligt Terancam Absen hingga Akhir Musim
Bernardo Silva Resmi Tinggalkan Manchester City Akhir Musim Ini
Big Match Manchester City vs Arsenal Panaskan Pekan ke-33 Liga Inggris
"Kami menyerukan perdamaian dan pikiran kami bersama semua yang terkena dampak. Sumbangan £1 juta akan diberikan kepada Komite Darurat Bencana untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan langsung kepada mereka yang membutuhkan," lanjutnya.
Penolakan terhadap invasi Rusia ke Ukraina juga dilakukan oleh penyerang Bayern Munich, Robert Lewandowski. Dia baru saja memutuskan kontrak dengan Huawei, yang dianggap membantu Rusia.
Akibatnya, mantan penyerang Borussia Dortmund ini mengalami kerugian hingga US$5 juta.
Keyword : Liga InggrisRusiaUkrainaKanal TV