Senin, 07/03/2022 17:15 WIB
Beijing, Jurnas.com - Palang Merah China akan memberikan bantuan kemanusiaan ke Ukraina. Demikian pengumuman Menteri Luar Negeri Beijing, Wang Yi, saat mengulangi seruan untuk melanjutkan pembicaraan diplomatik.
Dikutip dari BBC pada Senin (7/3), Wang Yi menekankan persahabatan China dengan Rusia sangat "kokoh". Prospek kerja sama kedua negara juga sangat luas.
Pernyataannya muncul beberapa jam setelah Perdana Menteri Australia, Scott Morrison, mendesak China untuk mengecam Rusia.
Dalam pidato kebijakan luar negeri yang panjang di Sydney, Morrison mengatakan China telah berulang kali berbicara tentang penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas teritorial.
China Minta AS dan Iran Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata
Ukraina Dituding Sebagai Akar Masalah Ketegangan Rusia dengan Eropa
Komisi II DPR Gandeng China untuk Pembangunan dan SDM Daerah
"Terserah China, pada titik engsel sejarah ini, untuk menunjukkan ini lebih dari sekadar kata-kata," kata Morrison sebelumnya.
Dia menambahkan, "tidak ada negara yang akan memiliki dampak lebih besar pada Rusia selain China".
Sampai sekarang, pemerintah China tidak mengutuk atau memaafkan perang Rusia di Ukraina dan bahkan menahan diri untuk tidak menyebutnya sebagai invasi.
Namun awal pekan ini, Yi mengisyaratkan bahwa China siap memainkan peran dalam menengahi gencatan senjata.
Keyword : Wang Yi China Rusia Ukraina Bantuan Kemanusiaan