Besarkan Janin Dalam Laboratorium? Ini Jawabannya

Sabtu, 05/01/2019 04:46 WIB

Jakarta - Idaman punya anak, hingga saat ini masih dalam wilayah dalam kandungan sang induk. Tetapi perkembangan teknologi telah jauh ke depan. Bulan Mei 2016 lalu peneliti dari Rockefeller University menjadi yang pertama yang dapat menyaksikan dan membesarkan embrio manusia (janin) di dalam laboratorium selama 13 hari.

Mengapa 13 hari? 13 hari adalah jumlah hari paling lama yang diperkenankan secara etika kedokteran. Sebelumnya, 13 hari masa kehamilan masih merupakan misteri bagi ilmu pengetahuan.

Laboratorium Rockefeller mengembangkan janin dalam kondisi laboratorium dengan memberikan insulin dan berbagai nutrisi lainnya. Hal ini memperlihatkan bahwa embrio atau janin memiliki instruksi genetik yang cukup untuk tumbuh kembangnya. Dan hal itu tidak berhubungan dengan induknya. Atau penjelasan moderatnya tidak semerta-merta berkait dengan induknya.

Penemuan ini tentu memberikan gambaran tentang perkembangan manusia  di masa depan. Nilai positifnya tentu akan sangat beguna bagi mereka yang memiliki kesulitan untuk mengalami kehamilah.

Bisa jadi (secara etis) penelitian ini tidak bermaksud agar manusia bisa mempunyai bayi dari laboratorium. Penelitian ini berkeinginan untuk memberikan jalan di masa depan bahwa hamil di dalam kandungan manusia di masa depan mungkin hanya sebuah pilihan dari berbagai pilihan yang lain.

TERKINI
3 Cara Sederhana Berbakti kepada Orang Tua yang Telah Wafat Legislator Golkar: Pancasila Harus Dihidupi, Bukan Sekadar Dihafal Prabowo Sentil Kelompok `Doyan Korupsi` Saat Pidato Hari Lahir Pancasila Uruguay Umumkan Skuad Piala Dunia 2026, Tak Ada Nama Luis Suarez