Bisa Jadi Ladang Cuan, Pemkot Jakarta Timur Galakkan Urban Farming

Senin, 28/02/2022 13:55 WIB

JAKARTA, Jurnas.com - Wakil Wali Kota Jakarta Timur, Hendra Hidayat mengapresiasi upaya Kementan terus membangun pertanian kota atau urban farming. Menurutnya, langkah tersebut merupakan langkah tepat guna mendukung dan memperkuat ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan.

Terlebih Kementan melakukan pendampingan hingga penyediaan akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang mempermudah para petani dalam mengembangkan usaha taninya.

"Untuk alasan itulah kami menerapkan urban farming, kami punya 7 hektare lahan sayur dan 28 hektare lahan tanaman padi di kawasan Cakung. Kami berterima kasih kepada Kementan karena telah memfasilitasi masyarakat untuk terus bertani," ujar Hendra.

Hal ini ia sampaikan pada  Ngobrol Asyik (Ngobras) On The Spot  volume 09 bertemakan Anggur Matang Cuan Datang yang berlokasi di Kebun Imut Si Nakal, Jakarta Timur, Selasa (25/2).

Hendra mengatakan, pengembangan urban farming juga bisa mengoptimalkan lahan-lahan kosong menjadi lahan produktif yang menghasilkan banyak keuntungan bagi masyarakat di sekitarnya.

Ia mengatakan, pihaknya tengah berupaya mengembangkan urban farming di lokasi rumah susun, dan melakukan pendampingan terhadap masyarakat.

Sekedar diketahui, saat ini ada lebih dari 16 gabungan poktan di Jakarta Timur dan 114 kelompok tani yang tersebar di 13 rusun dan 65 Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA). Mereka melakukan aktivasi bertani, termasuk menanam padi di kawasan sawah abadi.

"Alhamdulilah Pemkot Jaktim juga mendapat dukungan program kampung buah yang dilaksanakan di kelurahan Malaka Sari dan duren sawit dengan menanam 500 pohon mangga dan 500 alpukat campedak. Kemudian kami juga mengembangkan tanaman anggur," katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi mengatakan pertanian menghasilkan oksigen yang sangat penting untuk kota-kota besar, seperti di Jakarta.

"Pertanian itu tidak hanya menghasilkan buah dan cuan. Pertania itu satu-satunya penghasil oksigen. Oksigen ini sangat penting apalagi di Jakarta yang luar biasa pencemaran udaranya," kata Dedi.

Ia juga menyampaikan  sektor pertanian selama ini menjadi pendukung utama yang berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional di tengah pandemi COVID-19, bahkan  berkontribusi pada peningkatan ekspor nasional.

"Pertanian berkontribusi terhadap pemulihan ekonomi dan ekspor nasional. Kemudian yang menghasilkan oksigen untuk kehidupan manusia," tutupnya.

TERKINI
Lima Air Rebusan yang Ampuh Hancurkan Lemak Perut Ini Hobi yang Sangat Dilarang dalam Agama Islam, Apa Saja? Tiga Gunung Paling Angker di Jawa, Tidak Cocok untuk Anda yang Penakut Drone Ukraina Hantam Tiga Kapal Perang Rusia di Krime