Rabu, 23/02/2022 15:20 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Tahap awal pembangunan Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara di Kalimantan Timur akan di fokuskan pada pembangunan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP). Pembangunan KIPP di IKN Nusantara itu pun terbagai menjadi 3 klaster. Kawasan Inti Pemerintahan, kawasan inti Pendidikan, dan kawasan inti kesehatan.
Hal itu disampaikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, pada diskusi Beranda Nusantara `Menuju Ibu Kota Negara Baru`, Rabu (23/2/2022)
"KIPP ini luasnya ada 6.671 Hektare, terbagi menjadi 3 klaster, masing-masing klaster ada huniannya, ada komersialnya," ujar Menteri Basuki
Basuki menjelaskan, hal tersebut bertujuan agar pembangunan kota tidak hanya berisi pusat pemerintahan saja. Pembangunan tersebut masuk dalam fokus utama pembangunan IKN tahap pertama. Disamping itu Menteri Basuki menjelaskan, pembangunan IKN tetap memperhatikan ketersediannya lahan hijau yang ada.
Hari Ini, Harga Cabai Rawit Tembus Rp92.250 per Kilogram
KPK Tangkap Belasan Orang, Termasuk Kepala Imigrasi Jakbar
Radiator Diisi Air Biasa, Ini Risiko Fatal yang Mengintai Mesin
Menurutnya tidak semua lahan hutan dijadikan untuk pembangunan. "70% harus hijau, 20 - 30% itulah yang hanya bangunan, jadi itu memang akan menjadi kota baru," kata Basuki.
Basuki menambahkan, untuk tahap pertama yang akan dilakukan pemerintah adalah untuk melakukan reboisasi hutan-hutan di kalimantan. "Kita akan rehabilitasi, karena yang pertama kali dilakukan adalah penanaman pohon," tutur Basuki.
Keyword : IKN Nusantara3 KlasterMenteri PUPRBasuki