Operasi Pasar, Kemendag Gelontorkan 10 Ton Migor Curah di Surabaya

Senin, 21/02/2022 17:28 WIB

SURABAYA, Jurnas.com – Kementerian Perdagangan (Kemendag) bersama Dinas dan Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur melakukan operasi pasar minyak goreng curah sebanyak 10 ton di Pasar Tambahrejo dan Pasar Pucang Anom, Surabaya, Jawa Timur, Senin (21/2).

Operasi pasar yang kali ini dipimpin Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Oke Nurwan dilakukan sebagai upaya stabilisasi harga dan ketersediaan stok barang kebutuhan pokok berupa minyak goreng untuk masyarakat Surabaya.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan (Mendag, Muhammad Lutfi juga telah melakukan kunjungan dan operasi pasar minyak goreng di Surabaya pada Jumat (18/2).

"Kemendag menggelontorkan minyak goreng curah di Pasar Tambahrejo dan Pasar Pucang Anom dengan mekanisme penjualan langsung kepada pedagang eceran. Tiap pedagang bisa mendapatkan maksimal 5 jeriken dengan harga pembelian Rp 10.500 per liter atau setara Rp 11.700 per kg," jelas Oke.

Selanjutnya, pedagang yang menerima pasokan wajib menjual kepada konsumen akhir dengan harga Rp11.500 per liter atau setara Rp 12.800 per kg sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang berlaku," sambungnya..

Menurut Oke, operasi pasar dilakukan sebagai upaya menyediakan pasokan minyak goreng curah murah bagi para pedagang pasar. Tujuannya agar pada pedagang dapat menjual kembali ke masyarakat dengan HET yang ditetapkan pemerintah.

Ia mengatakan, Kemendag juga akan melanjutkan kegiatan ini di pasar lainnya di Kota Surabaya dan pasar di kota-kota lainnya di Provinsi Jawa Timur dalam beberapa pekan ke depan.

"Selain itu, kami juga akan pastikan pasokan minyak goreng kemasan premium di ritel modern di kota Surabaya seperti Superindo, Bonnet Swalayan, Transmart, Hypermart, Lottemart, Indogrosir, Alfamart, dan Indomaret terpenuhi sesuai HET yang telah ditetapkan yaitu Rp14.000 per liter," pungkas Oke.

TERKINI
TKA di PKBM Jawab Tantangan Fleksibilitas Belajar Erdogan Ingin Paksa AS dan Iran Kembali ke Meja Perundingan Iran Ancam Tutup Laut Merah jika AS Teruskan Blokade Pelabuhan IFP Bantu Siswa Lebih Siap Hadapi TKA